Belanja Negara Kalsel Tembus Rp14,63 Triliun

  • 09 Agt 2026 12:37 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kinerja fiskal Kalimantan Selatan pada semester I 2026 menunjukkan peran APBN tetap kuat dalam menjaga aktivitas ekonomi daerah. Hingga Juni 2026, realisasi pendapatan negara mencapai Rp7,99 triliun atau tumbuh 36,86% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sabtu, 8 Agustus 2026.

Kepala DJPb Provinsi Kalimantan Selatan, Catur Ariyanto Widodo, mengatakan peningkatan pendapatan negara didorong oleh pertumbuhan penerimaan perpajakan dan PNBP. Sementara itu, belanja negara Rp14,63 triliun atau 49,85% dari Pagu yang tersedia.

“Belanja pemerintah pusat mencatat pertumbuhan signifikan 49,72%, sedangkan TKD telah terealisasi Rp9,58 triliun. Hal ini membuat APBN regional mencatat defisit Rp6,64 triliun, yang mencerminkan peran pemerintah dalam mendorong aktivitas ekonomi melalui belanja negara,” katanya.

Sementara itu, kinerja keuangan pemerintah daerah menunjukkan tingkat kemandirian fiskal yang semakin baik. Hingga juni 2026, pendapatan daerah tercatat mencapai Rp14,84 triliun meski penyesuaian pada pendapatan transfer.

Penguatan kemandirian ini terlihat dari PAD yang tumbuh 5,54% menjadi Rp4,59 triliun. Pertumbuhan PAD didorong optimalisasi penerimaan pajak daerah dan retribusi guna memperkuat kapasitas fiskal pemerintah daerah.

“Dari sisi belanja, realisasi belanja daerah mencapai Rp14,57 triliun atau tumbuh 1,56%. Belanja modal menjadi salah satu komponen yang mencatat pertumbuhan menonjol 45,99%, menunjukkan percepatan pembangunan infrastruktur dan investasi publik di berbagai daerah,” ucapnya.

Secara keseluruhan, APBD regional Kalsel mencatat surplus Rp264,69 miliar hingga Juni 2026. Hal ini menunjukkan ruang fiskal daerah terjaga dalam kondisi sehat dan menjadi modal untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....