Edaran Larangan Penggunaan Gawai di Sekolah Kota Banjarmasin

  • 20 Mei 2026 22:42 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin : Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Pendidikan resmi mengeluarkan surat edaran,yang melarang penggunaan gawai atau perangkat elektronik pribadi bagi siswa selama jam pelajaran di seluruh sekolah dasar dan menengah di wilayah Kota Banjarmasin.

Implementasi Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan tentang pelarangan penggunaan gawai di sekolah menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih fokus dan amanserta berkarakter,kebijakan ini hadir sebagai bentuk perhatian terhadap dampak penggunaan gadget yang berlebihan di kalangan pelajar terutama terkait menurunnya konsentrasi belajar serta interaksi sosial hingga potensi paparan konten negatif di media sosial.

Hal tesebut disampaikan Katim Pencegahan Satgaswil Kalsel Densus 88 AT Polri,Ipda Alim Sumartono,SH, dalam acara Dialog Khusus Pro1 RRI Banjarmasin, Selasa, 19 Mei 2026, ia mengatakan pentingnya pembekalan dan pengawasan agar generasi muda dapat bija dalam bermedia sosial.

" Penggunaan internet yang tidak bijak akan membuka peluang masuknya hoaks dan ujaran kebencian serta intoleransi hingga paham radikalisme yang dapat mempengaruhi pola pikir pelajar," ucapnya.

dikatakannyan ada beberapa sekolah di Banjarmasin juga telah menanggapi kebijakan ini dengan menyediakan loker khusus bagi siswa untuk menyimpan gawai mereka,serta mengadakan kegiatan interaktif yang dapat mendorong kerja sama dan komunikasi tanpa menyentuh media digital

" Selain menyediakan loker kami juga bekerjasama dengan satgaswil densus 88 untuk memantau siswa dalam penggunaan gawai," ucap Muhammad Donk,Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SMA Disdikbud Prov.Kalsel.

Melalui kebijakan pembatasan penggunaan gawai di sekolah diharapkan pelajar dapat lebih fokus membangun karakter, meningkatkan interaksi sosial yang sehat serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan seperti Pancasila dan UUD 1945.

" Sebagai siswa kami sangat mendukung larangan ini karena dampaknya pasti akan baik kedepannya sehingga meluluskan siswa siswi yang berprestasi," ucap Helda Wati.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....