Pangkas Jarak, Warga Berharap Jembatan Cusa Segera Beroperasi

  • 11 Mei 2026 15:47 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Bamjarmasin - Keberadaan jembatan Cemara Ujung-Sungai Andai (Cusa) sangat dinantikan warga untuk segera beroperasi secara resmi. Meskipun konstruksi utama sudah menghubungkan dua wilayah, namun hingga kini akses tersebut belum bisa digunakan sepenuhnya.

Jembatan dengan panjang 260 meter di Kecamatan Banjarmasin Utara ini secara fisik memang telah terbangun. Namun, salah satu sisi oprit atau penghubung jalan dari arah Sungai Andai terpantau masih belum rampung dikerjakan.

Meski demikian, sebagian warga tetap menggunakan akses ini untuk memangkas waktu. Seperti yang dilakukan Mail, pengguna sepeda ini mengaku lebih memilih melewati jalur ini dibandingkan jalur memutar.

"Kalau memutar pakai sepeda ini bisa 30 menit. Tapi kalau lewat sini lebih dekat paling lima menit," katanya kepada RRI, Senin, 11 Mei 2026.

Mail bahkan harus rela mengangkut sepedanya secara manual agar bisa melintasi struktur jembatan tersebut. Meski tidak setiap saat ia melewati jalur ini, ia berharap pembangunan dapat segera dirampungkan.

"Ini sangat membantu, kita bisa cepat lewat sini. Jadi harapannya bisa cepat selesai," katanya menambahkan.

Hal senada juga disampaikan Sadam, salah seorang warga yang sering melewati jembatan ini. Menurutnya, akses ini sangat memudahkan karena jarak yang ditempuh menjadi jauh lebih pendek.

"Jalan kaki biasanya lewat sini. Karena ke rumah Ibu lebih dekat lewat jembatan ini," katanya.

Selain menghemat waktu, ia juga mengincar efisiensi biaya ojek online yang jauh lebih murah jika melalui titik di sekitar jembatan. Tarif yang biasanya mencapai Rp20 ribu bisa terpangkas menjadi hanya sekitar Rp8 ribu.

"Kalau lewat jalur memutar biayanya mahal. Tapi kalau titiknya langsung di sini, harganya bisa terpotong setengah lebih," ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan audit Inspektorat Kota Banjarmasin, proyek ini sedang dalam tahap revisi perencanaan. Hal tersebut disebabkan adanya kondisi force major berupa arus bawah air yang cukup kuat di sisi Sungai Andai.

Kondisi arus bawah air tersebut dinilai berpotensi mengancam dan menggerus material oprit jembatan. Oleh karena itu, penyesuaian desain diperlukan guna memastikan keamanan konstruksi sebelum beroperasi secara resmi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....