Masuki Tahap Akhir, Jembatan Modular di Mantuil terus Dikebut
- 01 Sep 2026 20:12 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pembangunan Jembatan Modular sementara di kawasan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan kini memasuki tahap akhir. Pantauan di lapangan pada Selasa, 1 September 2026 menunjukkan rangka baja jembatan telah terhubung penuh di antara kedua sisi sungai.
Komandan Denzipur 8/GM, Kapten Czi Try Aviyananto Wirawan, menyebut progres pembangunan jembatan darurat saat ini telah mencapai 75 persen. Tahapan pekerjaan kini menyisakan pemasangan panel plat baja sebagai lantai jembatan serta penguat elevasi badan jalan.
"Kita upayakan jalan terus sampai malam. Karena memang untuk akses masyarakat agar bisa segera dikerjakan," ujarnya saat ditemui di lokasi.
Kapten Czi Try memastikan tidak ada kendala teknis berarti selama proses perakitan rangka jembatan berlangsung. Personel militer di lapangan hanya perlu meningkatkan kewaspadaan ekstra mengingat area pengerjaan terbilang cukup sempit.
"Selain itu, banyak juga masyarakat yang sambil lewat sehingga kita harus memastikan keselamatan masyarakat yang utama. Tapi, alhamdulillah bisa diatasi oleh tim kami," katanya menambahkan.
Jembatan modular sepanjang 30 meter ini sejatinya memiliki kapasitas beban hingga 15 ton. Kendati demikian, daya dukung tanah di lokasi membuat batasan tonase kendaraan yang melintas akan dibatasi antara 5 hingga 10 ton.
"Intinya, kita utamakan ini adalah akses untuk masyarakat. Seperti yang sebelumnya disampaikan Bapak Wali Kota, jadi itu yang kita utamakan terlebih dulu," ucap Kapten Czi Try.
Sementara itu, warga setempat, Normasari, menyambut positif pembangunan jembatan darurat oleh jajaran TNI AD tersebut. Kehadiran jembatan sementara ini dinilai sangat membantu kelancaran mobilitas harian warga.
"Alhamdulillah bagus aja. Kalau pagi kan bisa buat anak-anak lewat pergi sekolah, biar tidak susah," ujarnya.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Banjarmasin berencana melakukan pembangunan jembatan permanen pada APBD Murni 2027 mendatang. Pengerjaan fisik nantinya akan dikoordinasikan bersama Dinas PUPR Kalsel mengingat status jalan tersebut merupakan akses strategis provinsi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....