Jembatan Mantuil Ambruk, Warga Inisiatif Buka Penyeberangan Perahu
- 31 Agt 2026 01:27 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Peristiwa ambruknya jembatan penghubung di kawasan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, membuat akses darat masyarakat lumpuh total. Sejumlah warga sempat tertahan di sepanjang jalan akibat tidak ada sarana untuk menyeberangi sungai.
Sejumlah warga pun memanfaatkan perahu mereka sebagai sarana alternatif untuk menyeberangkan masyarakat melintasi sungai selebar 25 meter tersebut. Salah seorang pemilik perahu, Arpani, mengoperasikan perahunya khusus untuk mengangkut penumpang dan kendaraan roda dua.
"Dari pukul 4 sore tadi sudah mulai menyeberang. Tadi inisiatif sendiri sebagai akses sementara juga," katanya kepada RRI.
Arpani mematok tarif sebesar Rp5.000 untuk setiap unit kendaraan roda dua beserta pengendaranya. Sebagian besar penumpang yang memanfaatkan jasanya merupakan warga yang hendak pulang ke rumah usai beraktivitas.
Sebelumnya, robohnya jembatan tersebut sempat menghebohkan masyarakat di sekitar lokasi kejadian. Satu truk material dan sepeda motor kurir sempat terjebak di patahan jembatan, beruntung para pengemudinya berhasil selamat.
Salah seorang warga, Bagong, menyebut robohnya fasilitas ini berdampak besar pada aktivitas transportasi masyarakat. Warga terpaksa mencari jalur alternatif lain untuk menyeberangi sungai selebar 25 meter tersebut.
Penggunaan jalan alternatif dinilai memakan waktu perjalanan yang jauh lebih lama. Bagong memperkirakan selisih waktu tempuh bertambah sekitar 30 hingga 45 menit dari waktu normal.
"Akses memutar memang ada. Tapi kondisinya kan kita juga tidak tahu di sana seperti apa, terus jauh juga," kata Bagong.
Di lokasi kejadian, kepadatan kendaraan warga sempat mengular di sepanjang Jalan Tembus Mantuil akibat tertahannya akses penyeberangan. Jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin telah turun ke lokasi untuk meninjau penanganan darurat penyeberangan warga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....