Komunitas Kita Korban Bullying Gencarkan Edukasi Anti-Perundungan di Sekolah
- 08 Mei 2026 16:46 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Program Kindai Banua RRI Pro4 Banjarmasin, Kamis, 7 Mei 2026, menghadirkan anggota Komunitas Kita Korban Bullying, yakni Ayuning Listari, Mohammad Nor Akhyar, dan Vadel Putra Yanuar Ringka. Siaran ini mengangkat tema “Dari Saksi Jadi Peduli: Safe Education, Safe Soul.”
Ayuning menjelaskan bahwa Komunitas “Kita Korban Bullying” digagas pada 2021 oleh mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Osmar Zaidan. Gerakan ini lahir dari keresahan atas maraknya kasus perundungan yang kerap tidak disadari oleh masyarakat.
Pada awalnya, komunitas ini berfokus pada kampanye melalui media sosial. Namun, mereka menyadari bahwa edukasi daring saja tidak cukup sehingga diperlukan aksi nyata di lapangan.
“Pada 2023, kami mulai menggagas campaign anti-bullying seiring berkembangnya komunitas,” ujar Ayuning. “Dari situ, muncul keinginan untuk melakukan kampanye langsung ke sekolah serta membentuk satgas anti-bullying.”
Akhyar menjelaskan bahwa komunitas ini rutin melakukan sosialisasi kepada pengurus OSIS di berbagai sekolah. Hal ini dilakukan karena masih banyak lingkungan sekolah yang belum memahami batasan perilaku yang mengarah pada perundungan.
“Materi sosialisasi kami mulai dari pengenalan apa itu bullying, siapa saja yang terlibat,” ucap Akhyar. “Serta bagaimana cara merangkul korban yang mengalami perundungan.”
Vadel menambahkan bahwa saat ini komunitas tersebut aktif melakukan sosialisasi di tingkat SMP dan SMA di Banjarmasin dan Banjarbaru. Ke depan, mereka menargetkan perluasan sosialisasi hingga ke tingkat sekolah dasar (SD).
“Kami sedang menyiapkan program sosialisasi ke SD,” kata Vadel. “Sebab, tidak dapat dipungkiri bahwa bullying juga terjadi di lingkungan anak-anak usia sekolah dasar.”
Komunitas ini mengajak masyarakat untuk tidak takut bersuara terkait kasus perundungan serta memanfaatkan edukasi melalui akun Instagram @kitakorbanbullying. Mereka berharap generasi muda semakin peduli dan mampu mencegah praktik perundungan sejak dini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....