Kasus Bullying Masih Jadi Perhatian di Banjarmasin
- 31 Jul 2026 07:34 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kasus perundungan atau bullying di lingkungan pelajar masih menjadi perhatian serius di kota Banjarmasin. Berbagai bentuk perundungan baik secara verbal maupun nonverbal, dinilai masih terjadi memerlukan upaya pencegahan melalui pembinaan karakter. Kamis, 30 Juli 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, mengatakan pencegahan bullying tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan keluarga dan masyarakat. Menurutnya, pembentukan karakter peserta didik dilakukan secara bersama karena pengawasan sekolah memiliki keterbatasan waktu.
| Baca juga: Forum Anak Ajak Pelajar Cegah Bullying |
Ia menjelaskan perilaku berisiko pada usia pelajar masih sangat rentan hingga memerlukan perhatian dari seluruh pihak. Menurutnya, pengawasan di sekolah hanya berlangsung hingga jam pelajar selesai, sedangkan setelah itu pembinaan menjadi tanggung jawab keluarga dan lingkungan sekitar.
“Pengawasan sekolah untuk Sekolah Dasar paling sampai jam 2, Sekolah Menengah Pertama sampai jam 4, selebihnya di masyarakat, hal ini perlu budaya 5S: senyum, sapa, sopan, santun. Artinya tidak ada perpeloncoan, sudah jelas tidak ada bullying, literasi, kemudian Jumat Taqwa dan lain-lain terkait dengan pembinaan karakter,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh satuan pendidikan di kota Banjarmasin terus memperkuat pendidikan karakter mulai berbagai program yang telah diterapkan di sekolah. Program ini diarahkan untuk menanamkan nilai saling menghormati dan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
“Selain itu, pentingnya setiap sekolah agar membangun budaya sekolah yang ramah anak dan bebas dari perundungan. Adapun upaya ini dilakukan melalui pengawasan guru, edukasi, dan kerja sama orang tua,” ucapnya.
Dinas pendidikan berharap sinergi antar sekolah, keluarga, dan masyarakat dapat memperkuat upaya pencegahan bullying di lingkungan pelajar. Hal ini diharapkan terciptanya ekosistem pendidikan yang aman dan nyaman bagi peserta didik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....