Pascakebakaran Pasar Bawang, Disperdagin Pastikan Harga Tetap Stabil

  • 07 Mei 2026 20:17 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kekhawatiran akan naiknya harga bawang sempat mencuat akibat kebakaran yang terjadi di kawasan Pasar Bawang pada Senin lalu, 4 Mei 2026. Sebelumnya kebakaran tersebut menghanguskan ratusan karung stok bawang milik para pedagang.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Banjarmasin, Noorsyahdi, menegaskan pihaknya saat ini terus melakukan survei harga. Langkah ini guna memastikan kemungkinan adanya dampak peristiwa kebakaran tersebut terhadap harga bawang di pasaran.

"Kita masih melakukan pendataan. Kalaupun ada peningkatan akan kita analisa lagi apakah memang terjadi karena peristiwa kemarin," ujarnya Kamis, 7 Mei 2026.

Ia memastikan hingga saat ini harga bawang di pasaran masih dalam kondisi stabil. Hal ini mengingat pemerintah kota juga menjalin hubungan dengan Kabupaten Brebes untuk distribusi pasokan bawang merah.

"Untuk harga bawang ini insyaallah masih akan konsisten. Meskipun ada kejadian seperti kemarin," katanya menambahkan.

Sementara itu di kawasan Pasar Bawang, sejumlah pedagang sengaja menjual stok barang yang tersisa pascakebakaran dengan harga miring. Harga bawang merah yang semula berkisar Rp31 hingga Rp34 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp3 hingga Rp5 ribu per kilogramnya.

Salah seorang pedagang, Hairudin, mengaku lebih memilih menjual dengan harga murah daripada membiarkan stok barangnya membusuk. Pedagang yang kehilangan dua unit toko dalam persitiwa kebakaran tersebut juga mengalami kerugian yang ditaksir mencapai hingga Rp800 juta.

"Kita jual murah saja supaya habis. Kalau dibiarkan terbuang sia-sia," ucapnya.

Hingga kini sisa bawang dengan harga murah tersebut juga masih diburu oleh masyarakat maupun pedagang eceran. Para pedagang pun berharap sisa stok barang mereka dapat segera habis sebelum kondisinya semakin membusuk dan tidak layak jual.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....