Genjot Ekonomi Keluarga, Kader UP2K PKK Dibekali AI hingga Strategi Branding
- 05 Agt 2026 08:07 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin terus memperkuat ekonomi berbasis keluarga dengan meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK. Melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin), pelatihan peningkatan kapasitas anggota UP2K PKK se-Kota Banjarmasin digelar selama dua hari, 4-5 Agustus 2026, di Aula Rumah Kemasan.
Kegiatan yang diikuti perwakilan kader UP2K PKK dari lima kecamatan dan 52 kelurahan itu dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar. Dalam arahannya, Tezar menegaskan kader UP2K harus mampu menghasilkan produk yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki daya saing tinggi melalui strategi pemasaran yang tepat.
"Kader UP2K PKK adalah ujung tombak ekonomi berbasis rumah tangga. Makanya pelatihan ini tidak hanya soal memenuhi kewajiban administrasi kesiapan lomba UP2K, tetapi juga untuk memperkuat branding produk dan daya tarik promosi mereka," kata Tezar.
Ia menilai pola pemasaran saat ini telah berubah drastis. Menurutnya, keberhasilan sebuah produk tidak lagi ditentukan oleh keinginan produsen, melainkan kemampuan membaca kebutuhan konsumen.
"Produk bukan lagi soal apa yang kita inginkan, tetapi apa yang dibutuhkan pasar. Ini harus jadi perhatian kita bersama," ujarnya di hadapan seluruh peserta.
Tezar berharap seluruh ilmu yang diperoleh selama pelatihan tidak berhenti sebagai materi di ruang kelas. Tetapi dapat diterapkan secara nyata untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat kelompok usaha para kader.
"Artinya bukan sekadar ikut pelatihan. Tetapi setelah dari sini ada pemahaman dan hasil yang dapat langsung diaplikasikan untuk menunjang kesejahteraan dan pendapatan keluarga serta kelompok kerja (Pokja) anggota," katanya.
Pelatihan tersebut dikemas lebih interaktif dengan menghadirkan narasumber dari berbagai sektor strategis, di antaranya Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banjarmasin, Wetland Square, serta Tim Penggerak PKK Kota Banjarmasin. Materi yang diberikan tidak hanya membahas pengelolaan usaha, tetapi juga strategi memperluas akses pasar.
Sementara itu, Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Ignasius Rizki Perdana, mengatakan peningkatan kapasitas anggota UP2K bertujuan memperkuat kemampuan administrasi sekaligus mendorong transformasi pemasaran produk menuju era digital. Menurutnya, penguasaan teknologi digital menjadi modal penting agar produk-produk unggulan UP2K PKK Banjarmasin mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan nilai jual, sehingga berkontribusi terhadap penguatan ekonomi keluarga di Kota Banjarmasin.
"Pemasaran masa kini sudah berubah polanya dari yang konvensional menjadi digital. Makanya kita mendorong mereka untuk mengasah keterampilan melalui materi-materi fresh seperti pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), praktik foto produk, hingga pembuatan konten video promosi menggunakan gawai," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....