ABK KM Cemara Nusantara 6 Hilang di Perairan Sungai Barito
- 01 Mei 2026 18:04 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Seorang anak buah kapal (ABK) dilaporkan hilang setelah terjatuh dari kapal di perairan sungai Barito pada Jumat dini hari, 1 Mei 2026. Korban yang diketahui bernama Prasetyo Adi Wibowo berusia 24 tahun itu merupakan ABK dari KM Cemara Nusantara 6 asal Temanggung, Jawa Tengah.
Berdasarkan laporan, peristiwa hilangnya ABK tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 Wita. Korban diduga terpeleset dan menyebabkan kehilangan keseimbangan saat hendak naik ke atas kapal.
Rekan-rekan korban yang berada di lokasi sempat berupaya melakukan penyelamatan. Namun, arus yang deras menyebabkan korban cepat tenggelam dan hilang dari pandangan.
Usai menerima laporan pada pukul 05.30 Wita, Kantor SAR Banjarmasin segera mengerahkan satu tim penyelamat untuk melakukan pencarian. Sebanyak tujuh personel diturunkan melalui Dermaga SAR Basirih menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01.
Kepala Kantor SAR Banjarmasin sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, memberikan keterangan terkait operasi pencarian tersebut. Ia menegaskan tim dikerahkan untuk melakukan penyisiran intensif di titik koordinat kejadian.
"Fokus awal kami adalah melakukan pemindaian dan memetakan posisi korban di bawah permukaan air. Jika kondisi memungkinkan akan dilakukan penyelaman," katanya Jumat, 1 Mei 2026.
Operasi gabungan ini turut melibatkan Pos TNI AL, Polairud Polresta Banjarmasin, Polsek Pelabuhan, BPBD Kota Banjarmasin, tim Water Rescue, serta rekan-rekan korban di KM Cemara Nusantara 6. Selain peralatan selam, tim juga menggunakan Aqua Eye untuk mendeteksi objek bawah air.
I Putu Sudayana menjelaskan, saat ini cuaca di lapangan dalam kondisi cerah. Namun, tim gabungan tetap diminta mewaspadai kondisi arus sungai yang bisa berubah sewaktu-waktu.
Lebih lanjut, ia juga mengimbau para awak kapal dan pekerja di wilayah pelabuhan untuk terus memerhatikan prosedur keselamatan. Pihaknya pun memastikan akan terus berkomitmen untuk melakukan pencarian hingga korban ditemukan.
"Selalu utamakan prosedur keselamatan. Gunakan alat pelindung diri (APD) seperti life jacket saat beraktivitas di area berisiko tinggi," ucapnya mengingatkan.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran dan memperluas area pencarian sesuai arah arus air. Status korban pun hingga saat ini masih dinyatakan dalam pencarian (DP).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....