Hari Kartini Soroti Kasus Kekerasan Perempuan & Anak

  • 22 Apr 2026 07:10 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Peringatan Hari Kartini tahun ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Kota Banjarmasin, khususnya dalam menyoroti masih meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berdampak langsung pada kualitas kehidupan sosial masyarakat. Selasa, 21 April 2026.

Berdasarkan data dari Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak, angka laporan kekerasan pada perempuan dan anak di Banjarmasin mengalami peningkatan setiap tahunya. Hal ini mengindikasi masih tingginya berbagai bentuk terhadap kekerasan.

Analis Kebijakan Ahli Muda Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Banjarmasin, Karimah, mengatakan kasus kekerasan yang paling banyak dilaporkan didominasi oleh kekerasan pisikis. Bentuk kekerasan ini umumnya terjadi di lingkungan sekolah, terutama dalam bentuk bullying.

“Kasus kekerasan memang cukup banyak yang terlaporkan. Kita tidak bisa mengukur satu jenis saja, tetapi kebanyakan adalah kekerasan psikis, terutama bullying di sekolah,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa fenomena ini sangat memprihatinkan karena dapat berdampak serius pada kondisi mental dan perkembangnya. Dalam hal ini, diperlukan perhatian bersama guna mencegah dan menanganinya secara luas

“Mari untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar serta berani melaporkan setiap indikasi kekerasan yang terjadi. Partisipasi aktif masyarakat sangat penting guna menciptakan lingkungan yang aman dan tenang,” ucapnya.

Pemerintah Kota Banjarmasin melalui DP3A berharap, momentum Hari Kartini ini dapat meningkatkan kesadaran bersama. Dengan sinergi semua pihak diharapkan angka kekerasan daoat terus ditekan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....