Antisipasi Kemarau, Manggala Agni Sinkronkan Data Karhutla dengan BPBD Balangan

  • 15 Apr 2026 22:03 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Balangan - Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) lingkup UPT Kementerian Kehutanan di Kalimantan Selatan resmi diaktifkan di seluruh wilayah. Aktivasi ini menjadi respons cepat terhadap ancaman fenomena El Nino Godzila yang diprediksi memicu lonjakan titik panas atau hotspot di area rawan.

Kabupaten Balangan menjadi salah satu fokus penguatan deteksi dini agar setiap kemunculan titik api dapat segera direspons dengan cepat. Melalui posko terpadu tersebut, alur informasi dari lapangan kini diarahkan langsung ke masing-masing pemangku kepentingan.

Kadaops Manggala Agni Kal VI/Tanah Laut, Sufie Bhaskara, menyebut sinkronisasi data dengan BPBD Balangan menjadi prioritas utama guna menghindari kesimpangsiuran laporan kejadian. Kesamaan persepsi data ini penting agar pengerahan armada di lapangan bisa dilakukan secara tepat sasaran.

"Fokus utama adalah sinkronisasi dalam hal data dan laporan kejadian di Balangan. Oleh karena itu, penting untuk selalu berkoordinasi agar ada pernyamaan persepsi data," ujarnya dalam kunjungan ke Balangan pada Rabu, 15 April 2026.

Petugas di lapangan kini difokuskan pada upaya pencegahan perluasan titik api sebelum masuk ke area yang sulit dijangkau. Sinergi di tingkat kabupaten terus didorong guna menjamin kesiapsiagaan penuh selama periode musim kemarau berlangsung.

Sekretaris BPBD Balangan, Surya Dharma, mengatakan integrasi data dengan Manggala Agni akan memperkuat validitas informasi yang disampaikan ke publik. Kerja sama teknis ini diharapkan dapat menjadikan penanganan karhutla di wilayah Balangan menjadi lebih terukur dan terkendali.

"Kami berharap penanganan karhutla dapat terkendali berkat kerjasama dengan semua pihak. Selain itu juga ada kesamaan data sehingga laporan yang diberikan merupakan info yang valid," ucapnya.

Hingga saat ini, pemantauan terhadap area rawan terus ditingkatkan sebagai bagian dari protokol deteksi dini bencana karhutla. Langkah sinkronisasi ini diharapkan mampu menekan risiko kebakaran hutan yang seringkali dipicu oleh cuaca ekstrem dan aktivitas pembukaan lahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....