Tangani Karhutla, Kodim 1006/Banjar Turut Siagakan 200 Personel
- 23 Agt 2026 01:16 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarbaru - Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar terus dilakukan oleh tim gabungan. Dalam penanganannya, Komando Distrik Militer (Kodim) 1006/Banjar turut menyiagakan personelnya untuk memadamkan api di sejumlah titik.
Dandim 1006/Banjar, Letkol Inf Bambang Prasetyo Prabujaya, menyiapkan dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau sekitar 200 prajurit untuk merespons sebaran titik api. Penyiagaan personel di lapangan dilakukan secara bergantian berdasarkan skala prioritas.
"Mereka siaga di wilayah Kabupaten Banjar maupun Banjarbaru. Namun, karena titiknya banyak, kita harus membagi personel berdasarkan skala prioritas," ujarnya, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Prabujaya menjelaskan personelnya sempat menangani sembilan titik karhutla sekaligus dalam sehari pada Jumat, 21 Agustus 2026. Kondisi tersebut menguras tenaga tim gabungan yang terdiri dari TNI, Kepolisian, relawan, Manggala Agni, BPBD, hingga Basarnas.
Terkait peta kerawanan, penanganan difokuskan pada area yang intensitas kebakarannya tinggi meliputi Desa Pengayuan, kawasan Landasan Ulin, Cempaka, serta area sekitar bandara. Titik api di Cempaka diwaspadai karena dekat dengan permukiman, sementara area bandara berisiko mengganggu penerbangan.
Meskipun menghadapi keterbatasan armada mobil pemadam serta Alat Pelindung Diri (APD), Prabujaya menyebut penanganan di lapangan dipastikan tetap berjalan. Keterbatasan tersebut tidak menyurutkan komitmen personel untuk memadamkan api.
Sinergi pemadaman di lapangan juga mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Rombongan pejabat pusat termasuk KSAL dan Astamaops bersama Gubernur Kalsel sebelumnya telah meninjau lokasi karhutla di Jalan Sempati Tegal Arum, Landasan Ulin, Banjarbaru.
"Secara umum dari Kasal mengharapkan kita terus bersinergi. Hal ini juga sudah kita lakukan sejak awal hingga saat ini," ucap Prabujaya menambahkan.
Dukungan armada helikopter water bombing, pesawat udara, hingga tambahan pasukan BNPB pun telah diterjunkan ke Kalimantan. Masyarakat pun diimbau turut mencegah terjadinya kebakaran dengan tidak membakar serta menjaga lahannya masing-masing.
Pada hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto turut memantau langsung penanganan karhutla melalui kunjungan kerja ke Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Dalam kunjungannya, Presiden memimpin langsung rapat terbatas penanganan karhutla.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....