Atasi Sampah PDU Banua Anyar, DLH Siapkan Pengadaan Mesin Pencacah
- 12 Apr 2026 08:59 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin tengah menyiapkan pengadaan alat pencacah kayu atau shredder guna mengatasi gunungan sampah di Pusat Daur Ulang (PDU) Banua Anyar. Langkah ini diambil sebagai respons atas kekhawatiran terkait risiko longsor yang mengancam keselamatan para pekerja di lokasi tersebut.
Kepala DLH Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar menjelaskan pihaknya saat ini tengah menganggarkan pembelian mesin pencacah tersebut. Rencana ini telah mendapat persetujuan dari Wali Kota dan selanjutnya DLH akan bersurat ke Kementerian Lingkungan Hidup untuk permohonan bantuan alat tersebut.
Tezar menyampaikan mesin ini nantinya difungsikan untuk menghancurkan material sampah sungai yang didominasi kayu dan ranting agar volumenya dapat berkurang. Selain menekan tumpukan sampah, pengadaan alat ini juga menjadi upaya untuk pemanfaatan limbah sungai.
"Kami berencana mengolah potongan kayu tersebut menjadi serbuk agar bisa dimanfaatkan kembali. Saat ini inovasi tersebut masih dalam tahap perencanaan karena merupakan hal baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya," ujar Tezar, Kamis lalu, 9 April 2026.
Kondisi tumpukan sampah di PDU Banua Anyar yang kian meninggi sempat memicu kekhawatiran, khususnya bagi para pekerja pemilah di lapangan. Salah seorang pekerja, Taufik menyoroti proses pelapukan material sampah yang sudah berlangsung lama berpotensi melemahkan struktur tumpukan hingga memicu reruntuhan.
Selain ancaman fisik, gunungan sampah tersebut juga mulai mengganggu sirkulasi udara di area kerja pemilahan. Hal ini dikhawatirkan berdampak buruk bagi kesehatan pernapasan para pekerja yang setiap hari bersentuhan langsung dengan berbagai jenis limbah.
"Sekarang sirkulasi udaranya tertutup oleh gunungan sampah yang ada. Seandainya bisa segera dirapikan dan diratakan, tentu kami akan merasa jauh lebih aman dan nyaman saat bekerja," ucap Taufik.
Para pekerja mengaku harus meningkatkan kewaspadaan ekstra, terutama saat terjadi hujan deras maupun angin kencang yang dapat memicu ketidakstabilan struktur tumpukan. Posisi gunungan sampah yang berada tepat di bersebelahan dengan area kerja menjadikan risiko kecelakaan sebagai ancaman nyata setiap harinya.
Di sisi lain, longsoran sampah tersebut juga dikhawatirkan jatuh kembali ke aliran sungai dan menghambat jalur transportasi air masyarakat. Penataan area PDU Banua Anyar melalui pengadaan mesin pencacah diharapkan menjadi solusi agar aktivitas pengelolaan sampah berjalan lebih optimal dan aman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....