Marabahan Jadi Tuan Rumah MTQ Kalsel 2026, Persiapan Terus Dimatangkan

  • 10 Apr 2026 23:12 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Marabahan - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an Provinsi Kalimantan Selatan bersama LPTQ Kabupaten Barito Kuala menggelar rapat koordinasi persiapan MTQ Nasional XXXVII tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Mufakat, Rabu, 8 April 2026.

Ketua Umum LPTQ Barito Kuala, H. Zulkipli Yadi Noor, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah, menyampaikan komitmen pemerintah daerah. Ia menegaskan pelaksanaan MTQ tetap menjadi prioritas meski di tengah keterbatasan anggaran.

Menurutnya, kegiatan MTQ merupakan bagian dari syiar Islam di daerah. Hal ini juga sejalan dengan visi pembangunan daerah Kabupaten Barito Kuala.

“MTQ ini merupakan bagian dari upaya kita dalam menguatkan nilai-nilai keagamaan, sejalan dengan motto Batola yakni SATU, Sejahtera, Agamis, Terpadu, dan Unggul,” ujarnya.

Zulkipli juga menjelaskan, Barito Kuala terakhir menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi sekitar 16 tahun lalu. Oleh karena itu, pihaknya berharap mendapat bimbingan dari LPTQ Provinsi Kalsel.

“Cita-cita kami adalah sukses sebagai tuan rumah dan juga sukses dalam prestasi, sehingga memberikan kesan positif bagi seluruh kafilah dari kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan,” katanya.

Dalam rapat tersebut, Ketua LPTQ Barito Kuala menerima Surat Keputusan dari Gubernur Kalimantan Selatan. SK tersebut diserahkan oleh Ketua LPTQ Provinsi Kalsel, H. Fahrurazi.

Selain itu, juga diserahkan usulan jadwal pelaksanaan MTQ tahun 2026. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada 16 hingga 26 Juni 2026.

H. Fahrurazi menyampaikan penyerahan SK sebagai bentuk legitimasi penetapan tuan rumah. Menurutnya, Kabupaten Barito Kuala, khususnya Marabahan, resmi ditetapkan sebagai lokasi kegiatan.

Ia menjelaskan, penetapan lokasi didasarkan pada sejumlah pertimbangan. Salah satunya untuk mendukung syiar Islam dengan melibatkan masyarakat sekitar.

“MTQ ini bukan hanya ajang lomba, tetapi juga sarana membumikan Al-Qur’an. Harapannya, masyarakat semakin gemar membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar H. Fahrurazi yang juga sebagai Kepala Biro Kesra Provinsi Kalsel.

Ia juga berharap melalui pelaksanaan MTQ ini akan lahir qari dan qariah berprestasi. Tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga hingga nasional dan internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....