Rusak dan Miring, Warga Keluhkan Halte Ahmad Yani Kilometer 4,5

  • 08 Apr 2026 13:59 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Salah satu halte yang berada di Jalan Ahmad Yani Kilometer 4,5, Banjarmasin, saat ini kondisinya kian memprihatinkan dan dikeluhkan warga. Fasilitas penunjang transportasi yang terletak tak jauh dari fly over tersebut tampak mengalami kerusakan berat pada hampir seluruh bagian strukturnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan bagian lantai halte rusak parah akibat hilangnya plat besi sebagai penutup rangka. Selain kerusakan fisik, dinding halte juga dipenuhi aksi vandalisme yang membuat fasilitas publik ini tampak tidak terawat.

Salah seorang pengguna halte, Andi, mengungkapkan kerusakan fasilitas publik ini telah berlangsung cukup lama. Kondisi tersebut memaksa para calon penumpang untuk menunggu angkutan di area luar karena bagian dalam halte yang tidak lagi memadai.

"Kondisinya sudah beberapa bulan seperti ini. Tapi makin parah itu terlihatnya mulai dari setelah Lebaran kemarin," ujarnya Selasa, 7 April 2026.

Keadaan sarana yang tidak terawat ini juga berdampak pada aspek keamanan warga yang menunggu angkutan umum di sekitar lokasi. Beberapa warga melaporkan adanya insiden kecil saat mereka mencoba memanfaatkan fasilitas tempat duduk yang rangkanya sudah tidak utuh lagi.

"Kadang ada penumpang bajunya sobek karena tersangkut besi. Ada juga yang tersandung rangka besi halte itu," kata Ahmad, salah seorang warga sekitar.

Ahmad berharap agar instansi terkait dapat segera melakukan langkah pembenahan guna menjamin keselamatan publik. Ia menilai perbaikan infrastruktur ini sangat penting mengingat lokasinya berada di titik padat aktivitas masyarakat.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Slamet Begjo, memberikan penjelasan melalui akun media sosial resmi Dishub Banjarmasin. Ia menegaskan bahwa secara administratif, kewenangan pengelolaan halte tersebut merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam keterangan tertulisnya, Slamet menyatakan pihaknya telah menyurati pemerintah provinsi agar perbaikan fasilitas tersebut dapat segera dilakukan. Hal ini penting karena jalur Ahmad Yani merupakan kawasan dengan tingkat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi.

"Harapannya bisa segera diperbaiki. Jika nantinya pihak provinsi tidak bisa menangani, diharapkan bisa diserahkan ke pemerintah kota agar dapat ditindaklanjuti," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....