Akses Vital Dibiarkan Lapuk, Jembatan Pinggiran Banjarmasin Mengancam Warga!

  • 27 Mar 2026 09:07 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin — Sejumlah jembatan di kawasan pinggiran kota Banjarmasin ditemukan rusak parah. Fakta mencengangkan ini ditemukan saat Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR bersama Dandim 1007/ Banjarmasin Letkol Czi Slamet Riyadi meninjau sejumlah lokasi, yang membuatnya geram karena berpotensi membahayakan warga.

Peninjauan dimulai dari Jembatan Gantung yang menghubungkan kawasan Sungai Lulut dan Yamin mendapati papan kayu jembatan sudah banyak yang lapuk bahkan jebol. “Kalau ini tidak segera diperbaiki, jelas akan mengancam keselamatan warga. Ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” kata Yamin di sela-sela peninjauan.

Tak berhenti di situ, rombongan bergerak ke Basirih Dalam, Mantuil hingga perbatasan Kuin Kacil. Sedikitnya empat titik jembatan ditemukan dalam kondisi memprihatinkan, bahkan dua di antaranya merupakan akses vital penghubung aktivitas warga sehari-hari, termasuk jalur penting menuju Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar.

Melihat kondisi tersebut, Yamin langsung memberi sinyal tegas agar revitalisasi jembatan tak bisa ditunda lagi, karena struktur yang ada saat ini sudah rapuh dan tidak layak digunakan. “Kita melihat langsung kondisi jembatan yang memang sudah tidak layak, kayu-kayunya banyak yang keropos. Ini harus jadi prioritas,” ujarnya.

Untuk mempercepat perbaikan, Pemerintah Kota Banjarmasin berencana menggandeng TNI melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan sekaligus menghadirkan kualitas jembatan yang lebih kuat dan aman.

“Kita berharap bisa berkolaborasi dengan TNI melalui TMMD. Pentingnya koordinasi lintas wilayah dengan Pemerintah Kabupaten Banjar juga perlu, karena posisi jembatan yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Aluh-Aluh,” ucapnya.

Sementara itu, Dandim 1007/Banjarmasin Letkol Czi Slamet Riyadi menyatakan kesiapan penuh pihaknya untuk mendukung program tersebut. Ia menilai jembatan-jembatan itu merupakan urat nadi aktivitas masyarakat, khususnya warga Mantuil dan Aluh-Aluh.

“Kami siap mendukung penuh melalui program TMMD. Ini akses vital masyarakat, jadi harus segera ditangani,” ujarnya.

Di sisi lain, harapan besar juga datang dari warga. Yuliansyah, yang tinggal di sekitar jembatan, mengaku kondisi jembatan sudah lama memprihatinkan dan kerap membuat warga khawatir saat melintas. “Dulu masih bagus, bisa dilewati motor. Sekarang sudah rusak dan berbahaya. Semoga segera diperbaiki, apalagi ini akses utama anak-anak ke sekolah,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....