Akses Mantuil Kembali Terbuka, Jembatan Bailey Saka Harang Solusi sementara

  • 02 Sep 2026 12:58 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Upaya memulihkan akses warga pascaambruknya Jembatan Saka Harang di Jalan Tembus Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan rampung. Jembatan Bailey yang disiapkan sebagai akses sementara kini telah selesai dirakit dan bisa diakses kembali oleh warga.

Salah seorang warga Mantuil, Rahma, mengaku lega karena kini bisa kembali melintasi jembatan tersebut. Menurut Rahma, akses jembatan sangat dibutuhkan warga untuk bekerja, berbelanja hingga menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

“Alhamdulillah sekarang sudah bisa lewat. Kami sangat berterima kasih kepada Pak Wali Kota, TNI dan Polri yang sudah membantu sehingga akses kami bisa kembali digunakan,” ujarnya, Rabu, 2 September 2026.

Diketahui, jembatan taktis sepanjang sekitar 30 meter itu menjadi solusi sementara untuk menghubungkan kembali akses warga yang sempat terputus akibat ambruknya jembatan. Pembangunan jembatan darurat tersebut dilakukan Pemerintah Kota Banjarmasin berkolaborasi dengan Kodim 1007/Banjarmasin dan Detasemen Zeni Tempur 8/Gawi Manuntung (Denzipur 8/GM).

Jembatan tipe Kompak tersebut tersusun dari 10 panel, dengan panjang masing-masing sekitar 3,05 meter. Konstruksi sementara itu dirancang agar dapat dilalui sepeda motor hingga mobil, atau dibatasi dengan tonase maksimal 5 ton untuk menjaga keamanan dan kekuatan jembatan.

Meski badan jembatan telah rampung dirakit, akses belum sepenuhnya dapat digunakan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin masih menyelesaikan pekerjaan oprit di kedua sisi jembatan.

Kepala UPTD Swakelola Pemeliharaan PUPR Banjarmasin, Fuad Hasan, mengatakan satu sisi oprit telah selesai, sementara sisi lainnya masih dalam pengerjaan. "Tinggal satu oprit lagi sedang dikerjakan. Jembatan Mantuil sudah bisa diakses kembali dengan angkutan terbatas," ujar Fuad.

Untuk sementara, akses menuju jembatan akan menggunakan hamparan batu. Namun, PUPR tetap menyiapkan opsi pengaspalan apabila diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan.

"Tadi sudah koordinasi dengan Komandan TNI di lapangan, cukup hamparan batu saja. Tapi kami di UPTD siap apabila pengaspalan diperlukan," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....