Siring Menara Pandang, Wisata Unggulan Momen Lebaran

  • 24 Mar 2026 20:27 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin menjadikan kawasan Siring Menara Pandang sebagai pusat wisata unggulan selama libur Idulfitri 1447 Hijriah. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 80 unit kelotok disiagakan untuk melayani wisatawan yang ingin menikmati sensasi susur sungai di Kota Seribu Sungai.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, menegaskan kesiapan tersebut bukan sekadar wacana. Sebelumnya, juga telah digelar rapat internal guna memastikan seluruh aspek, mulai dari infrastruktur hingga keamanan, benar-benar siap menyambut lonjakan pengunjung.

“Kami sudah persiapkan lewat rapat internal untuk memastikan kesiapan infrastruktur, keamanan, dan kenyamanan wisatawan. Sebanyak 80 unit kelotok disiagakan untuk melayani wisatawan," ujarnya.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pemangkasan ranting pohon di sepanjang kawasan siring yang dinilai mengganggu pencahayaan. Langkah ini dinilai krusial untuk menciptakan rasa aman, terutama bagi wisatawan yang datang pada malam hari.

“Kami ingin memastikan penerangan di kawasan wisata maksimal, terutama pada malam hari. Kita lakukan ini untuj memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan,” kata Sabil.

Tak hanya itu, seluruh armada kelotok yang beroperasi juga diwajibkan memenuhi standar keselamatan dan kelayakan. Pemerintah kota bahkan menggandeng pelaku usaha hiburan rakyat di sekitar Menara Pandang untuk memastikan aktivitas wisata berjalan tertib tanpa mengorbankan kenyamanan pengunjung.

“Kami dorong para operator kelotok agar benar-benar siap dari sisi keamanan maupun kenyamanan penumpang. Mereka diwajibkan memenuhi standar keselamatan dan kelayakan," ucapnya.

Di sisi lain, Pemko Banjarmasin juga mengingatkan wisatawan agar ikut menjaga kondusivitas kawasan wisata. Pengunjung diminta tidak membuang sampah sembarangan, mematuhi aturan yang berlaku, serta segera melapor jika menemukan hal-hal yang mengganggu.

"Momentum libur Lebaran ini juga dimanfaatkan sebagai penggerak ekonomi lokal. Khususnya sektor pariwisata yang diharapkan kembali menggeliat," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....