Bau Pesing dan Botol Minol Cemari Siring, Satpol PP Perketat Pengamanan
- 26 Jul 2026 14:11 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Satpol PP Banjarmasin memperketat pengamanan di kawasan Siring 0 Kilomete. Menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait aroma pesing, sampah, hingga temuan botol bekas minuman keras (minol) yang mencoreng wajah salah satu ruang publik andalan kota.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan langsung Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, setelah menerima laporan dari warga yang resah dengan kondisi kawasan tersebut. Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Trantibumlinmas) Satpol PP Kota Banjarmasin, Syarmani, mengatakan pengamanan dilakukan untuk menjaga ketertiban sekaligus memastikan kawasan wisata tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat.
"Ini juga arahan langsung dari Pak Wali setelah banyaknya keluhan warga. Mereka bilang di Kawasan ini bau pesing dan juga terkait kebersihan lingkungan di sana," ujar Syarmani.
Ia menjelaskan, kawasan Siring 0 Kilometer sebelumnya telah dibersihkan melalui aksi gotong royong seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang dipimpin langsung Wali Kota Banjarmasin. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan masih ditemukan indikasi aktivitas yang mengganggu kebersihan kawasan.
Meski belum ada pelaku yang tertangkap tangan sedang buang air kecil sembarangan maupun membuang sampah, petugas rutin menemukan botol bekas minuman keras, sampah berserakan, serta aroma pesing saat melakukan patroli. "Saat kami melakukan pengamanan dan patroli memang kami menemukan botol minuman, sampah, dan bau-bau pesing yang tercium. Makanya kami lebih intens melakukan penjagaan," katanya.
Syarmani mengungkapkan, patroli kini digelar setiap hari mulai pukul 18.00 hingga 24.00 Wita untuk mengantisipasi aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban dan merusak citra kawasan wisata itu. Meski demikian, ia mengakui pengamanan secara terus-menerus bukanlah solusi permanen karena keterbatasan personel.
Satpol PP bersama pemerintah akan mengevaluasi langkah yang telah dilakukan sekaligus menyiapkan solusi jangka panjang agar praktik buang air kecil maupun membuang sampah sembarangan tidak lagi terjadi. "Kami akui keterbatasan kami. Tapi nanti akan dicari solusi jangka panjangnya," ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan, ketertiban, dan keindahan fasilitas umum, terutama kawasan wisata yang menjadi wajah Kota Banjarmasin. "Mari kita jaga sama-sama terutama ketenteraman dan ketertibannya. Termasuk kebersihan dan keindahannya, supaya kita bisa sama-sama menikmati hasil pembangunan untuk masyarakat," ucap Syarmani, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....