Mentcofest 2026: Soroti Pentingnya Kesehatan Mental untuk Masa Depan Banjarmasin

  • 19 Jul 2026 15:47 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mewakili Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR, membuka Mentcofest 2026 di kawasan Siring Menara Pandang. Pembukaan festival yang diinisiasi mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Banjarmasin itu turut diwarnai doa bagi Wali Kota yang sedang menjalankan ibadah umrah.

Dalam kesempatan itu, Tezar memberikan apresiasi kepada mahasiswa Angkatan 2023 Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Banjarmasin yang menggagas Mentcofest 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian generasi muda dalam menghadirkan ruang edukasi, diskusi, dan pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan psikologi yang dipadukan dengan nilai-nilai budaya Banua.

Ia menilai penyelenggaraan Mentcofest semakin bermakna karena menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin. “Kolaborasi ini menjadi semakin bermakna karena turut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-500 Tahun Kota Banjarmasin. Sebuah momentum bersejarah yang mengajak kita untuk tidak hanya mengenang perjalanan kota ini, tetapi juga bersama-sama membangun masa depannya,” katanya.

Mengusung tema "Hidup Baadat Diri Ta-baik: Psikologi dalam Kehidupan Budaya Banua untuk Masyarakat Banjarmasin Maju Sejahtera", Mentcofest 2026 dinilai membawa pesan penting. Yakni mengenai pembangunan karakter dan kesehatan mental sebagai fondasi kemajuan daerah.

Tezar menjelaskan, konsep Hidup Baadat mengajarkan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai kehidupan yang beradab, saling menghormati, dan menjaga harmoni dalam kehidupan bermasyarakat. Sementara Diri Ta-baik mengingatkan bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga kualitas mental serta karakter masyarakat.

“Hidup Baadat mengajarkan pentingnya menjunjung nilai-nilai kehidupan yang beradab, saling menghormati, dan menjaga harmoni dalam kehidupan bermasyarakat. Sementara Diri Ta-baik mengingatkan kita bahwa pembangunan tidak hanya menyangkut infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga dimulai dari pribadi yang sehat secara mental, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Di tengah meningkatnya tantangan kehidupan modern, Tezar menegaskan pentingnya memperluas literasi psikologi di tengah masyarakat. Menurutnya, pemahaman terhadap kesehatan mental menjadi bekal penting agar masyarakat mampu mengelola emosi, membangun hubungan sosial yang sehat, serta menghadapi berbagai persoalan hidup secara positif.

“Kesehatan mental menjadi isu yang semakin penting. Oleh karena itulah literasi psikologi perlu terus diperluas agar masyarakat memiliki kemampuan memahami diri sendiri, mengelola emosi, membangun hubungan sosial yang sehat, dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan secara positif,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Ichrom berharap Mentcofest 2026 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan berbagai gagasan, inovasi, dan kolaborasi yang berdampak nyata bagi masyarakat. “Marilah kita jadikan semangat kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, mahasiswa, komunitas, dan masyarakat. Sehingga menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan Kota Banjarmasin yang maju dan sejahtera,” ujarnya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....