Jaga Lisan, Raih Pahala dan Kehidupan yang Baik
- 11 Mar 2026 07:47 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Program Hikmah Subuh di RRI Pro4 Banjarmasin, Selasa, 10 Maret 2026, menghadirkan Ustaz H. Zulfakar Ali, Lc., dengan tema “Banyak Muntung Rusak Muha”. Tausiah ini mengangkat pesan moral tentang pentingnya menjaga tutur kata dalam kehidupan sehari-hari.
Ustaz Zulfakar menjelaskan, ungkapan Banjar banyak muntung rusak muha mengandung makna bahwa terlalu banyak berbicara tanpa kendali dapat menimbulkan masalah. Setiap ucapan manusia harus dijaga agar tidak melukai perasaan orang lain.
Ia mengutip firman Allah Swt dalam Surah Al-Ahzab ayat 70 yang memerintahkan orang beriman untuk bertakwa dan mengucapkan perkataan yang benar serta tepat. Menurutnya ucapan bukan hanya benar, tetapi juga baik dan bijak dalam penyampaiannya.
Ustaz Zulfakar menambahkan bahwa menjaga lisan merupakan bagian dari ketaatan kepada Allah Swt dan Rasul-Nya. Jika seseorang mampu menjaga tutur kata, maka akan memperbaiki amal perbuatannya serta mengampuni kesalahan yang dilakukan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan hadis tentang sahabat Nabi, Muadz bin Jabal, yang bertanya kepada Rasulullah mengenai amalan yang dapat memasukkan seseorang ke surga. Nabi Muhammad saw menjelaskan beberapa amalan seperti beribadah kepada Allah Swt, menunaikan salat, berzakat, berpuasa, dan menunaikan haji bagi yang mampu.
“Banyak orang masuk neraka karena ucapan dari mulutnya sendiri,” kata Ustaz Zulfakar.
Ia menuturkan kisah seorang raja yang bermimpi seluruh giginya tanggal. Dua ahli tafsir menjelaskan mimpi itu sebagai pertanda seluruh keluarganya akan meninggal lebih dahulu, sehingga raja menjadi marah.
Namun ahli tafsir ketiga menyampaikan pesan yang sama dengan cara berbeda, yakni sang raja justru akan memiliki umur paling panjang dibanding keluarganya. Hal ini menunjukkan bahwa cara penyampaian pesan dapat memengaruhi penerimaan dan ketenangan hati pendengar.
“Pesannya sama, tetapi cara penyampaiannya berbeda,” ujarnya. “Kata-kata yang bijak bisa menenangkan hati orang yang mendengarnya.”
Ustaz Zulfakar Ali menegaskan bahwa cara menyampaikan pesan sangat memengaruhi penerimaan seseorang. Ia berpesan bahwa ucapan yang tidak terjaga dapat merusak hubungan sosial, bahkan menghapus pahala dari amal kebaikan yang telah dilakukan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....