UIN Antasari Seleksi Fasilitator Program Bedah Rumah
- 10 Mar 2026 10:05 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Universitas Islam Negri Antasari Banjarmasin kembali menunjukan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata bagu kesejahtraan masyarakat. Melalui Pusat Studi Terapan Psikologi Islam, UIN Antasari bersinergi dengan pemerintah untuk menyeleksi Tenaga Fasilitator Lapangan. Senin, 9 Maret 2026
Hal ini pada program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya atau program “bedah rumah” Kementrian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Tahun Anggaran 2026. Sinergi tersebut ditandai dengan MoU antara UIN Antasari dengan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan II serta Satuan Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalimantan Selatan.
| Baca juga: Rahasia Bahagia Berawal dari Tiga Hal |
Rektor UIN Antasari, Prof. Dr. Hj. Nida Mufidah, M.Pd., menegaskan bahwa keterlibatan pihaknya dalam program tersebut tidak sekedar bersifat administratif, tetapi merupakan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi. Adapun langkah ini menjadi bentuk kolaborasi antara dunia akademisi dan lembaga pemerintah dalam menyukseskan program nasional.
“Ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara dunia akademisi dan lembaga pemerintah dalam menyukseskan program nasional yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Hal ini sejalan dengan implementasi Tridarma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat.”ujarnya
Dalam hal ini, UIN Antasaru menurunkan sejumlah dosen yang memiliki kompetensi profesional di bidang psikologi. Dosen bertugas melakukan asesmen guna memastikan calon TFL tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga integritas, empati, serta sikap humanis dan akuntabel dalam mendampingi masyarakat.
Sementara itu, Koordinator PSTPI Imadduddin, M.A., M.Kes., menjelaskan seleksi ini di ikuti puluhan peserta. Adapun asesmen psikologis dilakukan untuk mengidentifikasi potensi dan perilaku kerja para calon fasilitator lapangan.
“Untuk seleksi ini ada 57 peserta yang mengikuti tahapan awal dan nantinya dibagi menjadi dua tahap. Selanjutnya proses seleksi dilanjutkan dengan post test serta tes wawancara oleh para psikolog PSTPI.”katanya
PSTPI UIN Antasari semakin memperkuat rekam jejak lembaga dalam memberikan layanan profesional kepada masyarakat. Sebelumnya, tim psikolog PSTPI juga dipercaya melakukan asesmen bagi siswa Anak Berkebutuhan Khusus di lingkungan Dinas Pendidikan Tanah Laut pada tahun 2026 dan Dinas Pendidikan Hulu Sungai Utara pada tahun 2025.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....