Ratusan Produk Lokal Banjarmasin Tembus Ritel Modern

  • 17 Feb 2026 14:03 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Ratusan produk makanan Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kota Banjarmasin mulai “naik kelas” menembus pasar ritel modern. Namun di balik euforia tersebut, ada pesan tegas dari pemerintah agar jangan cepat puas, karena persaingan di etalase modern jauh lebih keras.

Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, menegaskan komitmen pemerintah membuka akses seluas-luasnya bagi produk lokal agar bisa bersaing dengan merek besar nasional. Namun Yamin tak ingin keberhasilan ini hanya menjadi pencapaian simbolis, mengingat bukan sekadar soal lolos kurasi, melainkan tentang konsistensi menjaga standar.

“Kita pemerintah harus memberi peluang luas bagi IKM kita agar produknya bisa masuk market ritel modern,” kata Yamin saat acara kurasi produk IKM Kota Banjarmasin di Rumah Kemasan milik Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, belum lama tadi.

“Perlu diperhatikan beberapa hal tadi, terutama menjaga kualitas produk serta kemasan menarik," katanya.

Menurutnya, produk yang sudah masuk harus serius menjaga rasa, mutu, dan tampilan, sebab di rak ritel modern, produk lokal akan berdampingan langsung dengan brand besar yang sudah mapan. Yamin bahkan secara terbuka menyinggung pentingnya kesiapan mental pelaku IKM menghadapi persaingan.

“Kalau sudah masuk ritel modern, jangan sampai kualitasnya turun. Konsumen sekarang kritis, sekali kecewa bisa langsung ditinggalkan,” ujarnya.

“Harus serius, karena produk lokal akan berdampingan langsung dengan brand besar yang sudah mapan," ujarnya.

Ia mengaku bangga karena saat ini semakin banyak produk IKM lokal yang sudah dijual bebas di ritel modern Banjarmasin. Optimisme pun disampaikan bahwa produk lokal bisa menjadi tuan rumah di kota sendiri.

“Kita optimis ke depan produk IKM lokal ini bisa merajai pasar modern,” ucapnya.

“Pemerintah akan terus berkolaborasi agar pasarnya semakin luas," katanyam

Sementara itu, Branch Manager Indomaret Cabang Banjarmasin, Heriyanto Suhendra, membeberkan bahwa tidak semua produk bisa langsung masuk, karena ada standar ketat yang harus dipenuhi. IKM harus menjaga K3 yakni Kualitas, Kuantitas, dan Kontinuitas.

Ia menambahkan, aspek legalitas dan kelayakan juga menjadi syarat mutlak.Termasuk PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga), sisi kemasan, label halal, masuk dalam penilaian kurasi yang sesuai dengan syarat yang berlaku di Indonesia agar produk bisa masuk ritel modern.

Menurut Heriyanto, peluang produk lokal sebenarnya sangat besar, apalagi cita rasa khas daerah menjadi nilai jual yang tidak dimiliki produk pabrikan skala nasional. Namun ia juga mengingatkan, peluang besar itu hanya akan bertahan jika pelaku IKM mampu menjaga konsistensi produksi.

“Banyak yang bagus di awal, tapi tidak bisa menjaga kontinuitas. Itu yang sering jadi kendala,” katanya.

“Peluang besar itu hanya akan bertahan jika pelaku IKM mampu menjaga konsistensi produksi," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....