Beras Jawa Terbatas, Harga Mulai Merangkak Naik

  • 08 Feb 2026 19:58 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Jelang Ramadan, stok beras Jawa di Jaringan Distributor Pendukung Pangan (Jukung Pangan) Toko Adi Ntalu terpantau terbatas. Kondisi ini mulai berdampak pada pergerakan harga di tingkat pedagang.

Pemilik Toko Adi Ntalu, Adi, mengatakan kenaikan sudah terjadi pada salah satu jenis beras Jawa seperti lopo ijo yang naik sebesar Rp2000. “Beras Jawa lopo ijo naik dari Rp83 ribu menjadi Rp85 ribu per lima kilogram,” ujarnya, Jumat 6 Februari 2026.

Adi menjelaskan, keterbatasan stok membuat pasokan beras Jawa tidak sebanyak biasanya. Hal tersebut memicu kekhawatiran kenaikan harga lanjutan menjelang Ramadan.

Sementara itu, Adi menjelaskan, stok beras lokal banjar di toko tersebut masih tergolong melimpah. Jenis mayang, usang, dan siam dijual dengan harga berkisar Rp13 ribu hingga Rp18 ribu per liter.

Menurutnya, beras lokal jenis tertentu, harganya masih relatif stabil. “Seperti beras lokal jenis arjuna itu Rp12.500 per liter dan mayang Rp14 ribu, kalau stoknya aman,” kata Adi.

Adi memprediksi tren kenaikan harga masih akan berlanjut seiring mendekatnya bulan puasa. “Biasanya menjelang Ramadan harga terus bergerak naik,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....