Kesiapsiagaan Bersama Hadapi Ancaman Bencana di Kalsel

  • 04 Feb 2026 22:28 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Penanganan bencana di Kalimantan Selatan terus diperkuat melalui kesiapsiagaan lintas instansi, terutama pada masa tanggap darurat. Koordinasi antar lembaga dilakukan untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan efektif di wilayah rawan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengatakan pihaknya terlibat langsung dalam penanganan bencana sesuai tugas dan kewenangannya. Pada masa tanggap darurat, Basarnas akan bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat yang dilanda bencana.

“Kami dari basarnas akan bekerja pada saat bencana itu terjadi, yang kami siapkan SOP yang ada kami juga sudah ada rencana kotijensinya,” ujarnya. “Kami kombinasikan dengan rencana kotijensi yang dimiliki oleh daerah-daerah atau kabupaten kota yang ada di Kalimantan Selatan ini.”

I Putu menyampaikan, selain prosedur Basarnas juga menyiapkan personel dan peralatan yang ditempatkan di sejumlah wilayah. Kesiapan tersebut didukung dengan koordinasi lintas sektor guna mempercepat penanganan di lapangan.

“Kami siapkan personil kami siapkan peralatan,” katanya. “Dan kemudian kami sudah menyiapkan jaring komunikasi dengan seluruh stakeholder yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan.”

Di sisi lain, penanganan bencana juga melibatkan unsur TNI. Hal ini disampaikan Dandim 1007/Banjarmasin, Letkol Czi Slamet Riyadi, yang menyebut TNI turut terlibat langsung dalam penanganan bencana di lapangan.

“Untuk secara nasional, kita Angkatan Darat sendiri langsung turun tangan, setiap kali ada bencana dimanapun berada,” ucapnya. “Kita langsung mendirikan posko bencana langsung koordinasi dengan pemerintah setempat kemudian kita langsung menanggulanginya.”

Ia menegaskan secara nasional TNI Angkatan Darat selalu menurunkan personel untuk membantu penanganan bencana di daerah terdampak. Keterlibatan TNI difokuskan pada bantuan evakuasi, pengamanan, serta dukungan logistik.

“Angkatan darat sudah menurunkan beberapa batalyon untuk penanggulagan bencana di Sumatra maupun diaceh,” ujarnya.

Sementara di lingkup Kalimantan Selatan, Personel TNI juga diturunkan untuk membantu penanganan di daerah yang terdampak bencana. Hal ini menjadi komitmen bahwa TNI ikut serta dalam tim penanganan.

“Kalau di lingkup daerah kita ya, waktu ada banjir, itu kita memang dari awal sudah selalu standby,” katanya. “Selalu siaga bencana pasti kita selalu laksanakan, jadi selalu siap jika memang ada yang diperlukan.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....