Banjir Melanda Hulu Sungai Tengah, Ribuan Rumah Warga Terdampak
- 27 Des 2024 13:42 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Hulu Sungai Tengah: Banjir terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) akibat hujan deras dengan intensitas tinggi sejak Rabu (25/12/2024) hingga saat ini. Hujan tersebut mengakibatkan meluapnya aliran sungai di beberapa kecamatan, termasuk Kecamatan Batu Benawa, Kecamatan Barabai, dan Kecamatan Pandawan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HST Akhmad Apandi saat dikonfirmasi, Kamis (26/12/2024) malam, menyampaikan bahwa sampai malam hari tadi hujan masih terjadi di wilayah HST. Hal ini menunjukkan perkiraan debit air masih berpotensi untuk mengalami kenaikan.
“Malam ini ada hujan susulan, jadi anggota BPBD semua kami siagakan untuk membantu warga yang membutuhkan,” kata Apandi sapaan akrabnya.
Ia juga menjelasakan bahwa saat ini masyarakat yang terdampak masih tinggal di tempatnya masing-masing atau tidak ada yang mengungsi. Sebab untuk tinggi debit air masih terbilang aman, sehingga masyarakat dapat tetap beraktivitas seperti biasa.
Apandi menyebutkan, malam hari tadi terpantau genangan air paling tinggi tercatat di Desa Jaranih dengan kedalaman sekitar 50-60 cm. Sementara untuk bantuan, ia menjelaskan masih dalam proses pendataan dari pihak Dinas Sosial terkait.
“Kalau terkait bantuan dari Dinas Sosial yang mengelola, dan mungkin saat ini masih dalam proses. Biasanya kalo pendistribusiannya juga melibatkan BPBD HST,” ujarnya.
Berikut Data Wilayah Terdampak Menurut laporan dari Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Hulu Sungai Tengah, Per Kamis (26/12/2024) pukul 12.30 WITA.
Kecamatan Batu Benawa
• Desa Paya Besar, Rumah terdampak: 255 unit; Fasilitas terdampak: 2 tempat ibadah, 1 sekolah; Ketinggian air: 10 cm; Kondisi terkini: Genangan mulai surut, cuaca cerah berawan.
• Desa Aluan Besar, Rumah terdampak: 317 unit, 1.092 jiwa terdampak; Fasilitas terdampak: 2 tempat ibadah, 1 sekolah; Ketinggian air: 25-30 cm; Kondisi terkini: Genangan air telah surut sepenuhnya.
Kecamatan Barabai
Wilayah terdampak meliputi Kelurahan Barabai Darat, Barabai Selatan, Barabai Timur, Barabai Barat, Barabai Utara, dan Desa Mandingin. Dengan jumlah rumah terdampak: 830 unit; Fasilitas terdampak: 13 tempat ibadah, 9 sekolah, 4 kantor, dan 2 pasar; Ketinggian air: 5-40 cm, dengan beberapa rumah tergenang hingga 20 cm; Kondisi terkini: Sebagian besar wilayah menunjukkan penurunan genangan air, dengan cuaca cerah berawan.
Kecamatan Pandawan, Desa Palajau, jumah rumah terdampak: 88 unit; Kondisi terkini: Ketinggian air meningkat hingga 40 cm, cuaca cerah berawan. Sedangkan Desa Jaranih, jumlah rumah terdampak: 417 unit, 1.473 jiwa terdampak; Rumah terendam: 46 unit, 160 jiwa terdampak; Fasilitas terdampak: 3 tempat ibadah, 1 sekolah, 1 kantor; Kondisi terkini: Genangan air bervariasi 10-60 cm, dengan air di dalam rumah mencapai 10 cm.
Sementara dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa atau luka-luka yang dilaporkan. Tetapi BPBD Hulu Sungai Tengah telah mengerahkan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) untuk melakukan pendataan dan pemantauan di lokasi terdampak.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan yang masih berpotensi meningkat di wilayah ini. BPBD Hulu Sungai Tengah terus memantau perkembangan situasi dan akan menyampaikan pembaruan secara berkala.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....