Komunitas Ruang Seni Kota Amuntai Dorong Generasi Muda Berkarya
- 04 Agt 2026 11:11 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Komunitas Ruang Seni Kota Amuntai mendorong generasi muda untuk berani berkarya tanpa takut terhadap penilaian orang lain melalui seni.
- Melalui seni, setiap anggota didorong untuk bebas berekspresi, belajar, dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
- Komunitas yang berdiri sejak Desember 2025 ini telah memiliki sekitar 80 anggota dari berbagai bidang seni dan terus berkembang.
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Komunitas Ruang Seni Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, mengajak generasi muda berani berkarya tanpa takut terhadap penilaian orang lain. Melalui seni, setiap orang didorong untuk bebas berekspresi, belajar, dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Hal tersebut disampaikan Ketua sekaligus Pendiri Ruang Seni Kota, Artika, dalam Program Ngobrol Bareng Komunitas di RRI Pro 1 Banjarmasin, Senin malam, 3 Agustus 2026. Komunitas yang berdiri sejak Desember 2025 itu kini memiliki sekitar 80 anggota dari berbagai bidang seni.
Artika menjelaskan anggota Ruang Seni Kota berasal dari kalangan pelajar hingga masyarakat umum. Mereka memiliki minat di bidang seni lukis, menulis, fotografi, videografi, hingga seni digital.
Komunitas tersebut bermula dari kebiasaan para pegiat seni berkumpul di Taman Putri Junjung Buih, Amuntai. Dari pertemuan itu lahir Ruang Seni Kota sebagai wadah seni multidisiplin yang terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar dan berkembang bersama.
"Kami ingin menghadirkan ruang belajar bersama bagi siapa pun yang memiliki minat seni," ujar Artika. "Tidak harus sudah mahir, yang penting mau belajar dan bertumbuh bersama."
Artika memaknai kemerdekaan sebagai kebebasan untuk berkarya dan menyampaikan gagasan tanpa rasa takut. Menurutnya, setiap orang berhak berekspresi melalui seni tanpa dibatasi usia maupun latar belakang.
"Merdeka bagi kami adalah bebas berkarya, bebas menyampaikan gagasan, dan saling menghargai," katanya. "Tidak ada batasan usia ataupun latar belakang untuk berekspresi melalui seni."
Ruang Seni Kota rutin menggelar kegiatan luring sedikitnya sekali setiap bulan dan pertemuan daring setiap pekan. Komunitas juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak serta berupaya menghadirkan seniman profesional untuk meningkatkan kemampuan anggotanya.
Artika mengatakan dukungan masyarakat dan pelaku usaha turut membantu keberlangsungan komunitas. Pengalaman menggelar kegiatan di TPA kawasan terpencil Kabupaten Hulu Sungai Utara yang menemukan pelajar SMP belum mampu menulis semakin menguatkan tekad komunitas menghadirkan ruang belajar yang inklusif.
Menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah membangun identitas sebagai komunitas seni multidisiplin. Namun, semangat gotong royong, saling mendukung, dan kepercayaan antaranggota menjadi kekuatan utama dalam menjaga keberlangsungan komunitas.
"Kalau kita tidak bisa melihat keindahan dalam hidup, maka kita ciptakan keindahan melalui karya," ujarnya. "Jangan takut mencoba, karena setiap langkah pasti memiliki makna."
Ruang Seni Kota membuka kesempatan bergabung bagi masyarakat tanpa batasan usia melalui akun Instagram dan TikTok resminya. Artika mengajak generasi muda terus berkarya, berani menampilkan hasil karya, dan menjadikan seni sebagai inspirasi bagi banyak orang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....