Meski Harga Naik, Kembang Barenteng Tetap Laris Jelang Lebaran

  • 18 Mar 2026 14:08 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kawasan Jalan Ujung Murung, Banjarmasin, mulai dipadati pedagang kembang menjelang hari raya Idulfitri 1447 Hijriah. Di sepanjang jalan, bunga mawar, melati, dan kenanga tampak dirangkai rapi menggunakan pelepah pisang atau yang sering disebut kembang barenteng.

Salah satu penjual, Safrah, mengatakan aktivitas jualannya kini jauh lebih ramai dibandingkan hari biasa. Meski tidak berjualan setiap hari, ia mengaku tetap bisa mengantongi keuntungan bersih minimal Rp100 ribu setiap kali berjualan.

Peningkatan jumlah pembeli ini sayangnya dibarengi dengan harga pasokan kembang yang sedang melonjak cukup tinggi di pasaran. Kondisi stok yang terbatas bahkan membuat para pedagang harus mengambil pasokan kembang dari luar daerah.

"Sekarang kembang memang lagi mahal karena stoknya susah dicari, apalagi dekat lebaran ini. Makanya saya jualan paling murah mulai harga Rp10 ribuan sampai dua kali lipat dari biasanya," katanya Selasa, 17 Maret 2026.

Selain kendala stok, Safrah menyebut para pedagang harus bergerak cepat menjual dagangannya sebelum layu. Hal ini dikarenakan karakteristik kembang segar yang rata-rata hanya bertahan dua hari sebelum akhirnya tidak bisa dijual lagi.

Meski terjadi kenaikan harga, hal tersebut ternyata tidak menyurutkan niat warga untuk tetap membeli. Bagi para pembeli, harga tinggi menjelang lebaran sudah dianggap sebagai hal lumrah yang terjadi setiap tahunnya.

Seperti yang diungkapkan Aisyah, salah seorang pembeli yang merasa terbantu dengan banyaknya penjual kembang yang berjualan bahkan hingga malam hari. Ia sengaja mampir untuk membeli kembang sebagai persiapan ziarah sebelum berangkat pulang kampung.

"Harganya memang naik dua kali lipat, tapi menurut saya tidak masalah karena momennya mendekati lebaran. Alhamdulillah terbantu juga karena banyak yang jualan, jadi bisa untuk ziarah ke makam ibu nanti," ucapnya.

Para pedagang kembang barenteng ini pun rencananya akan tetap berjualan hingga hari raya Idulfitri nanti. Hal tersebut dilakukan karena masih tingginya kebutuhan masyarakat untuk membeli kembang saat momen lebaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....