Awal Ramadan, Harga Daging Ayam di Banjarmasin Terus Naik

  • 24 Feb 2026 20:30 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Harga Daging Ayam di Pasar Lama Banjarmasin terus mengalami Kenaikan. Saat dikonfirmasi RRI, Para pedagang menyebut Kenaikan terjadi sebelum ramadan, dan terus mengalami kenaikan saat bulan ramadan.

Salah seorang Penjual, Sitimah mengatakan harga daging ayam mengalami kenaikan sekitar 40-50% dari harga sebelumnya. Menurutnya, harga tersebut terus naik hingga saat ini.

“Dari sebelum ramadan sudah naik, tapi sekarang ini masih tetap naik harganya. 1kg Daging Ayam sekarang Rp33ribu dari sebelumnya Rp28ribu per kg,” katanya

Siti menjelaskan untuk satu ekor ayam, dijual dengan harga bervariasi tergantung berat dari timbangan. Menurutnya, harga ini melihat dari besar dan kecil dari ayam tersebut.

“Harga 1 ekor itu Rp60ribu, Rp65ribu, Rp70ribu, ada yang Rp40ribu, Rp50ribu tergantung timbangan. Yang Rp70ribu tadinya cuma Rp55ribu sampai Rp58ribu,” ucapnya.

Siti menyampaikan adanya kenaikam harga daging ayam dipasaran juga berpengaruh terhadap permintaan dari masyarakat. Menurutnya, banyak masyarakat yang tetap memilih membeli denga harga normal, tetapi ada yang menawar denga harga yang lebih rendah.

“Namanya pembeli ya, dihargai segitu pasti nawar, ada yang mau ada yang engga, ya pembeli gitu lah kalau harga pas naik. Tapi ada juga yang laku pas naik gini, cuma ya gak sesuai harga, walaupun rugi seribu duaribu ya tidak apa-apa namanya juga berdagang,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan dengan kondisi ekonomi ditengah masyarakat saat ini, dan adanya kenaikan harga membuat sebagian dari mereka memilih tidak membeli. Kondisi ini membuat Sitimah, hanya berani menyetok daging ayam seadanya menyesuaikan permintaan dari masyarakat.

“Gak menyetok, soalnya kalo menyetok nanti gak laku malah makin rugi. Jadi ambil sebutuhnya aja gitu dan dihabiskan sehari itu, jadi besoknya sama lagi gitu ambil dan dihabiskan sehari itu juga,” ucapnya.

Kenaikan harga tentu juga dirasakan oleh sejumlah masyarakat, salah satunya Yati. Menurutnya, ia hanya membeli sedikit daging ayam karena harga yang masih lumayan mahal.

“Iya harga lumayan naik ini, jadi cuma beli daging sedikit saja ini sesuai kebutuhan yang mau dimasak, gak berani beli banyak dulu,” katanya.

Yati menegaskan, adanya kenaikan sangat berdampak terhadap konsumsi daging di keluarganya. Menurutnya, kondisi ini juga membuat dirinya harus mengalihkan dengan menganti menu daging ke makanan lainnya.

“Agak susah ya jadinya, ketika pendapatan kecil malah pengeluarannya jadi besar kalo beli bahan (Daging Ayam) yang harganya lagi naik,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....