Dinas Perdagangan Kalsel Perketat Pengawasan Harga Bapok Selama Ramadan
- 25 Feb 2026 20:34 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran masih relatif terkendali. Walaupun ada kenaikan pada beberapa komoditas, pemerintah menilai pergerakan harga masih dalam batas wajar.
Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Ahmad Bagiawan, mengatakan kenaikan harga saat ini terjadi pada ayam potong yang berada diangka sekitar Rp40 ribu per kilogram. Kenaikan ini dipicu naiknya harga pakan ternak sehingga biaya produksi peternak ikut meningkat.
“Selisih harga hanya berkisar Rp5 ribu hingga Rp6 ribu dibanding dua bulan sebelumnya,” ujar Gia saat diwawancarai usai rapat di DPRD Kalsel, Rabu 18 Februari 2026. Ia menegaskan kenaikan tersebut masih bisa dikendalikan dan belum terlalu membebani masyarakat.
Sementara untuk komoditas gula dan minyak goreng, kondisi masih aman dan stok tersedia. Ia juga menegaskan bahwa produksi beras lokal di Kalimantan Selatan tahun ini surplus hingga sekitar 1,5 juta ton sehingga persediaan tetap stabil.
Selain itu, kenaikan harga juga terjadi pada cabai, karena dampak lahan pertanian yang terendam banjir di dataran rendah. “Kondisi tersebut menyebabkan gagal panen dan berkurangnya pasokan di pasaran,” katanya.
Oleh sebab itu, upaya untuk menjaga stabilitas harga terutama pada momen Ramadan ini, Disdag Kalsel bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan dan sejumlah instansi terkait untuk mengawasi peredaran bahan pokok. “Jika ditemukan penimbunan atau permainan harga, sanksi administratif hingga pidana dapat diterapkan sesuai aturan,” ucap Bagiawan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....