Ramadan Latih Kendalikan Nafsu Berbelanja

  • 08 Mar 2026 16:53 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Ramadan seharusnya menjadi momentum melatih pengendalian diri, termasuk dalam mengatur keinginan berbelanja. Hal tersebut disampaikan Akademisi UIN Antasari, Dra. Hj. Rusdiyah, M.H.I., dalam dialog Nur Ramadan RRI Pro1 Banjarmasin, Minggu, 8 Maret 2026.

Menurutnya, esensi puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan dorongan berlebihan dalam berbagai hal. Termasuk di antaranya keinginan berbelanja yang sering meningkat menjelang hari raya.

“Puasa mengajarkan kita untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan,” kata Rusdiyah. “Jika tidak dikendalikan, perilaku konsumtif justru bisa membuat seseorang mengambil jalan pintas, seperti berutang.”

Ia menilai gaya hidup sederhana lebih sejalan dengan nilai Ramadan. Kesederhanaan membantu seseorang tetap fokus pada tujuan ibadah dan peningkatan ketakwaan.

“Kesederhanaan adalah bagian dari iman dan menjadi nilai yang diajarkan dalam Islam,” ucap Rusdiyah. “Karena itu, Ramadan seharusnya menjadi latihan mengendalikan diri dari sikap berlebihan.”

Di sisi lain, Islam tidak melarang umatnya untuk berbagi dan membantu sesama selama Ramadan. Bahkan, amal seperti zakat, infak, dan sedekah sangat dianjurkan pada bulan suci tersebut.

“Ramadan bukan berarti pelit untuk berbagi, justru dianjurkan memperbanyak sedekah,” ujar Rusdiyah. “Yang dilarang adalah berfoya-foya atau berlomba menunjukkan kemewahan.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....