Puasa Mendidik Hawa Nafsu dan Bentuk Pribadi Baru

  • 25 Feb 2026 12:51 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin- Kultum 7 Ramadan 1447 Hijriyah atau Rabu, 25 Februari 2026yang disiarkan RRI Pro 1 Banjarmasin melalui relay dari Masjid Raya Sabilal Muhtadin menghadirkan Ustadz Abu Lais, S.H., dengan pesan utama agar umat Islam banyak bersyukur. Tausiah ini disampaikan pada Ramadan untuk mengajak masyarakat menjauhi sifat kufur, iri, dan hasad.

Dalam ceramahnya, Ustadz Abu Lais menjelaskan bahwa duduk di majelis taklim dan majelis ilmu menjadi cara mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia mengatakan, orang yang menuntut ilmu dengan ikhlas berharap mendapat syafaat Rasulullah SAW.

“Perbanyak syukur dan hadir di majelis ilmu agar kita dijauhkan dari kufur dan hasad serta mendapat syafaat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, " ucapnya.

Ia juga menyampaikan kisah tentang akal dan nafsu sebagai pelajaran bagi manusia. Menurutnya, akal tunduk kepada Allah sehingga dimuliakan, sedangkan nafsu perlu dididik agar tidak sombong.

“Puasa adalah cara Allah mendidik nafsu melalui lapar dan haus agar kita sadar semua nikmat berasal dari-Nya," katanya.

Karena itu, ia mengajak umat Islam memanfaatkan puasa untuk melatih diri menjadi lebih baik. Menjaga mata, lisan, dan perbuatan dari maksiat menjadi bagian penting dari ibadah Ramadan.

Di akhir tausiah, ia berharap puasa tahun ini lebih berkualitas dibanding tahun sebelumnya. Ia menegaskan bahwa puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi membentuk pribadi yang lebih bertakwa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....