Perbasi Kalsel Dorong Konsistensi Kompetisi Basket Antar Pelajar
- 29 Sep 2026 09:06 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - DPD Perbasi Kalimantan Selatan mengapresiasi konsistensi SMA Frater Don Bosco Banjarmasin menggelar kompetisi basket antarpelajar. Apresiasi tersebut disampaikan Sekretaris Umum DPD Perbasi Kalsel, Arif Rahman Hakim, saat menghadiri pembukaan kegiatan Don Bosco Level Up Project (DLUP) 2026 di Don Bosco Arena Banjarmasin, Senin, 28 September 2026.
Ia mengatakan kegiatan tersebut dinilai menjadi wadah penting untuk meningkatkan kualitas sekaligus regenerasi pebasket muda di Kalimantan Selatan. Menurutnya, semakin banyak sekolah menggelar kompetisi menunjukkan antusiasme terhadap olahraga basket di kalangan pelajar terus berkembang.
“Kami dari DPD Provinsi Kalimantan Selatan selalu mendukung dan mengapresiasi sekolah-sekolah yang terus melaksanakan kegiatan bola basket,” ujarnya.

Arif menegaskan kompetisi pelajar tidak hanya menjadi ajang mengejar kemenangan. Menurutnya, para atlet muda juga perlu memahami dan menerapkan nilai sportivitas dalam setiap pertandingan.
“Kami berharap para pebasket muda sebagai penerus bola basket Kalimantan Selatan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Jangan menjadi pebasket pecundang, tetapi menjadi pebasket petarung,” ucapnya.
Ia juga terus mendorong sekolah lain untuk konsisten menggelar turnamen basket. Namun, konsistensi tersebut perlu diikuti dengan peningkatan kualitas penyelenggaraan secara bertahap.
“Yang paling penting adalah konsistensi untuk menyelenggarakan. Kemudian secara perlahan kita tingkatkan kualitas penyelenggaraannya, sehingga kegiatan ini bukan hanya rutinitas tahunan, tetapi menjadi sarana efektif meningkatkan kualitas bola basket di Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Selain mendukung kompetisi pelajar, Perbasi Kalsel juga menyiapkan sejumlah program pengembangan basket. Salah satunya aplikasi big data basket Kalsel yang akan memuat data pemain, pelatih, organisasi, sarana-prasarana hingga statistik pertandingan secara individu.
“Walaupun kita sudah memiliki aplikasi dari DPP berkaitan dengan data organisasi dan klub, ini akan lebih spesifik untuk menjadi bahan analisis bola basket di Kalimantan Selatan,” katanya.
Perbasi Kalsel juga menyiapkan Akademi Wasit sebagai ruang bagi pecinta basket yang ingin menekuni profesi perangkat pertandingan. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas sekaligus jumlah wasit yang memiliki standar kompetensi.
Sementara itu, Ketua Yayasan Don Bosco Manado Perwakilan Banjarmasin, Frater Martinus Max Mangundap, CMM, didampingi Kepala SMA Frater Don Bosco Banjarmasin Frater Danny Arifin Latumahina, CMM, dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Katarina Dewi Wisatawati, menyatakan kegiatan DLUP 2026 tidak sekadar menjadi ajang perlombaan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu upaya dalam mewadahi pelajar untuk mengembangkan bakat dan kemampuan.
“DLUP 2026 bukan sekadar sebuah perlombaan. Kegiatan ini merupakan ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan potensi, kreativitas, keberanian, kedisiplinan, kerja sama serta semangat untuk terus bertumbuh,” ujarnya.
Kegiatan DLUP 2026 berlangsung mulai 28 September hingga 17 Oktober 2026 dengan menghadirkan 11 mata lomba. Salah satunya kompetisi basket putra dan putri tingkat SMP dan SMA yang diikuti peserta dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Khusus peserta basket, Frater Martinus mengingatkan bahwa pertandingan bukan hanya tentang mencetak angka atau menjadi juara. Menurutnya, lapangan olahraga juga menjadi ruang untuk membentuk karakter pelajar.
“Bermainlah dengan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, hormati lawan, patuhi peraturan dan tunjukkan bahwa prestasi dapat diraih dengan cara yang bermartabat,” katanya.
Ia berharap DLUP 2026 dapat mempererat persaudaraan antarsekolah dan memperluas jejaring antarpelajar. Kegiatan tersebut juga diharapkan melahirkan generasi muda yang berprestasi sekaligus memiliki karakter, integritas dan kemampuan bekerja sama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....