Kejurprov NPCI Kalsel 2026 Fokus Evaluasi Pembinaan Atlet Paralimpik Daerah
- 06 Sep 2026 08:21 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarbaru - Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kalimantan Selatan resmi bergulir di Banjarbaru sejak Kamis, 3 September 2026. Ajang yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Pebriadin Hafiz, ini difokuskan pada cabang olahraga para-atletik dan para-panahan.
Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hafiz mengatakan kejuaraan ini dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi menyeluruh terhadap program latihan yang telah berjalan. Pihaknya mengaku meskipun masih terdapat keterbatasan teknis di lapangan, pelaksanaan kegiatan tetap dirancang agar tepat sasaran.

"Kita berharap dengan kegiatan ini kita bisa mengevaluasi pembinaan yang selama ini berjalan, meskipun ada keterbatasan seperti cuaca namun kegiatan didesain efisien dan efesien," ujar Kadispora Kalsel, Pebriadin Hafiz.
Ia menjelaskan pemilihan cabang olahraga yang dipertandingkan karena melihat dari peluang besar dalam pencapaian di ajang nasional. Hal ini diambil untuk memaksimalkan pembinaan pada nomor-nomor yang menjadi kekuatan utama daerah.
"Cabang olahraga yang dipertandingkan adalah cabor lumbung medali ya bagi kita untuk memaksimalkan pembinaan dan dievaluasi agar di level nasional bisa mempertahankan hasil,” ucapnya.
Pebriadin menegaskan, upaya mempertahankan prestasi terus diperketat mengingat daerah lain juga terus gencar melakukan peningkatan kualitas atlet. Pihaknya juga mendorong penerapan sport science untuk bisa mendongkrak performa para atlet.
"Kita sadar daerah lain juga berbenah, sehingga kita fokus pada nomor unggulan serta berencana menerapkan sport science agar latihan atlet lebih terstruktur," katanya.
Ketua NPCI Kalimantan Selatan, Sumansyah, menjelaskan bahwa ajang ini menjadi kesempatan bagi atlet daerah untuk bersaing masuk pada program Pemusatan Latihan Provinsi (Pelatprov) tahun depan. Menurutnya, pemantauan atlet-atlet melalui kejuaraan ini dengan menerapkan sistem seleksi ketat untuk menentukan komposisi tim utama NPCI Kalsel.

"Ada ketentuan dalam kegiatan ini karena terkait pembinaan Pelatprov, atlet daerah yang melebihi limit bisa menggeser atlet Pelatprov yang stagnan selama sembilan bulan," ujar Ketua NPCI Kalsel.
Ia menilai antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan seluruh perwakilan daerah di Kalimantan Selatan. Total terdapat lebih dari 100 peserta dari 13 Kabupaten kota yang bertanding pada 14 Nomor para-atletik dan 4 nomor para panahan.
Ia menegaskan dalam menjaga keberlanjutan prestasi, Pengurus cabang diminta untuk terus konsisten membina atlet di wilayah masing-masing. Sinergi dan kolaborasi antar pengurus menjadi fondasi penting dalam memajukan olahraga disabilitas di Banua.
"Kami juga menegaskan kepada seluruh Ketua NPC kabupaten/kota untuk memberikan latihan terbaik serta menjaga solidaritas pengurus," katanya.

Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....