Perbasi Kalsel Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Pra-PON Basket 2027
- 06 Agt 2026 09:46 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjar - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kalimantan Selatan mengajukan diri sebagai tuan rumah babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) Basket 2027. Rencana tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rapat pengurus yang digelar di Gedung Batas Kota, Kabupaten Banjar, Rabu, 5 Agustus 2026.
Selain membahas pengajuan tuan rumah Pra-PON, rapat juga membicarakan persiapan pelantikan dan pengukuhan pengurus Perbasi Kalsel serta pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda). Agenda tersebut disiapkan sebagai langkah awal menjalankan program pembinaan bola basket di Kalimantan Selatan.
Ketua Perbasi Kalimantan Selatan, M. Syaripuddin, mengatakan pengajuan sebagai tuan rumah Pra-PON merupakan bagian dari upaya mempercepat perkembangan bola basket di Banua. Menurutnya, seluruh pengurus telah menyatakan kesiapan untuk mendukung rencana tersebut.
"Dalam pertemuan ini, membahas tiga agenda penting, yakni persiapan pelantikan dan pengukuhan pengurus Perbasi Kalsel, penyelenggaraan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) untuk menyusun program kerja, serta persiapan pengajuan Kalsel sebagai tuan rumah Pra-PON Basket 2027 sekaligus pembentukan kerangka tim Pra-PON Kalsel," ujar Bang Dhin.
Bang Dhin menjelaskan, gagasan mengajukan Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah muncul setelah berdiskusi dengan Koordinator Wilayah Perbasi. Ia menyebut usulan tersebut mendapat sambutan positif dari jajaran pengurus Perbasi Kalsel.
"Dari situlah muncul ide untuk menawarkan Kalsel sebagai tuan rumah. Setelah saya sampaikan kepada pengurus, ternyata semuanya menyambut positif dan menyatakan siap," ujarnya.
Apabila dipercaya menjadi tuan rumah, Kalimantan Selatan akan menjadi lokasi pertandingan bagi enam provinsi yang berada di wilayah Kalimantan dan Bali. Kesempatan tersebut dinilai akan memberikan dampak positif terhadap pembinaan atlet sekaligus meningkatkan gairah olahraga bola basket di daerah.
"Status sebagai tuan rumah akan memberikan dampak besar terhadap perkembangan bola basket di Banua. Selain meningkatkan atmosfer kompetisi, penyelenggaraan Pra-PON juga dapat menjadi momentum peningkatan fasilitas olahraga, khususnya lapangan basket berstandar internasional," katanya.
Untuk mendukung penyelenggaraan kejuaraan, Perbasi Kalsel juga menilai perlunya pengadaan lapangan portable berstandar Federasi Bola Basket Internasional (FIBA). Fasilitas tersebut diharapkan menjadi investasi jangka panjang yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kejuaraan nasional di masa mendatang.
"Lapangan portable ini merupakan investasi jangka panjang. Dengan fasilitas yang memenuhi standar FIBA, Kalsel bisa menjadi tuan rumah berbagai event basket nasional," ucapnya.
Bang Dhin menambahkan usulan menjadi tuan rumah telah disampaikan kepada DPP Perbasi, baik secara tertulis maupun lisan. Pihaknya optimistis Kalimantan Selatan mampu menjadi tuan rumah yang memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta.
"Kami ingin seluruh tim provinsi yang datang ke Kalsel merasa nyaman dan senang selama mengikuti pertandingan, kami akan memberikan pelayanan terbaik," ujarnya.
Selain fokus pada persiapan Pra-PON, Perbasi Kalsel juga memastikan program Perbasi Goes to School akan terus dilanjutkan. Program tersebut menyasar sekolah-sekolah yang memiliki kegiatan ekstrakurikuler bola basket sebagai bagian dari pembinaan atlet usia dini di Kalimantan Selatan.
"Program tersebut akan menyasar sekolah-sekolah di seluruh Kalsel, terutama yang telah memiliki kegiatan ekstrakurikuler bola basket, sebagai upaya memperluas pembinaan atlet usia dini di daerah," katanya.

Dengan berbagai agenda yang telah disiapkan, Perbasi Kalimantan Selatan berharap pembinaan bola basket di Banua semakin berkembang. Pengajuan sebagai tuan rumah Pra-PON Basket 2027 juga diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan prestasi atlet sekaligus memperkuat infrastruktur olahraga di Kalimantan Selatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....