Puluhan Anak Antusias Ikuti Latihan Perdana Panjat Tebing Banjarmasin
- 22 Jul 2026 10:02 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Puluhan anak usia dini mengikuti latihan panjat tebing perdana yang digelar Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Banjarmasin di GOR Hasanudin HM, Banjarmasin, Selasa, 21 Juli 2026 sore. Didampingi orang tua masing-masing, para peserta tampak antusias mencoba olahraga yang selama ini identik dengan atlet-atlet berprestasi.
Program pembinaan tersebut menjadi langkah awal FPTI Kota Banjarmasin untuk menjaring bibit atlet sejak usia dini. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menghidupkan kembali prestasi panjat tebing di Kota Banjarmasin.
Ketua FPTI Banjarmasin, Ahmad Zazuli, mengatakan tingginya antusiasme peserta di luar perkiraan. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi sinyal positif bahwa masyarakat mulai melirik panjat tebing sebagai olahraga yang dapat membentuk karakter sekaligus prestasi.
"Sejalan dengan arahan Wali Kota Banjarmasin, H.M. Yamin HR untuk memajukan olahraga, khususnya panjat tebing, hari ini kami memantau langsung anak-anak yang berlatih. Luar biasa melihat anak-anak didampingi orang tuanya datang. Tidak menyangka pesertanya sebanyak ini. Semangat mereka juga sangat terlihat," ujar Zazuli.
Ia menilai latihan perdana tersebut menjadi momentum penting bagi kebangkitan pembinaan panjat tebing di Banjarmasin. Ia juga menyebut latihan tersebut mendapat pemantauan langsung dari pihak yang memiliki keahlian di bidang panjat tebing.
"Ini jadi awal yang sangat baik bagi FPTI Banjarmasin, apalagi latihan juga dipantau langsung oleh yang ahlinya," ujarnya.
Menurut Zazuli, FPTI sengaja memulai pembinaan sejak usia dini karena pada rentang usia tersebut kemampuan motorik, koordinasi, keseimbangan, dan keberanian anak lebih mudah dibentuk. Karena itu, latihan yang diberikan difokuskan pada pengenalan teknik dasar dan tidak langsung mengejar kecepatan maupun tingkat kesulitan lintasan.

"Untuk anak-anak, kami tidak langsung mengajarkan memanjat lintasan yang sulit. Mereka dikenalkan dulu teknik pijakan kaki, cara memegang handhold yang benar, keseimbangan tubuh, serta keberanian bergerak di dinding. Fondasi teknik ini sangat penting agar ketika beranjak ke kelompok usia prestasi mereka memiliki dasar yang kuat dan terhindar dari cedera," ucapnya.
Ia menambahkan, seluruh latihan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan peserta. Setiap peserta wajib menggunakan perlengkapan standar seperti harness dan helm serta mendapatkan pendampingan dari pelatih bersertifikat.
FPTI Kota Banjarmasin berharap antusiasme masyarakat terhadap latihan panjat tebing dapat terus dipertahankan. Pembinaan sejak usia dini diharapkan menjadi fondasi untuk membangun kembali prestasi panjat tebing Banjarmasin secara berkelanjutan.
"Ini upaya kita mencari bibit unggul bagi atlet FPTI Banjarmasin, karena kita sudah lama tidak melahirkan atlet berprestasi. Semoga ke depan semakin baik sesuai semboyan kita, Maju Prestasinya, Sejahtera Atletnya," katanya.
Sementara itu, salah seorang atlet pemula, Siti aliviana ardi, sangat berantusias mengikuti latihan perdananya. Ia mengatakan, pada sesi ini, para atlet pemula diajarkan dasar-dasar dan pemahaman tentang panjat tebing.
“Untuk latihan hari ini menurut saya cukup ringan ya karena kami disuruh merasakan dulu lintasannya, mempelajari basic-basicnya dulu. Tapi kalau dikatakan berat ya lumayan, agak kencang dikit tangannya sama bahu, tapi tetap semangat,” ujarnya.
Melalui program latihan tersebut, FPTI Kota Banjarmasin berharap dapat kembali melahirkan atlet-atlet berprestasi. Para atlet nantinya diharapkan mampu mengharumkan nama Kota Banjarmasin di tingkat provinsi hingga nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....