Hadapi El Nino Godzilla BPBD Kalsel Tingkatkan Kesiapsiagaan Lebih Awal

  • 31 Mar 2026 06:25 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarbaru - Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Provinsi Kalsel meningkatkan kesiapsiagaan lebih awal dalam menghadapi musim kemarau tahun ini. Musim ini diprediksi BMKG lebih panjang dari tahun sebelumnya yakni dimulai bulan April. Atau disebut El Nino Godzilla.

Peringatan dini ini didasarkan pada analisis fenomena El Nino yang diperkirakan menguat serta pengaruh Indian Ocean Dipole (IOD) positif yang berpotensi memperpanjang masa kekeringan tahun ini. Kepala BPBD Kalsel, Ronny Eka Saputra, menegaskan bahwa kesiapsiagaan tidak boleh menunggu hingga kondisi di lapangan memburuk. Ia telah meminta seluruh kabupaten/kota bersiap lebih awal menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Sebagaimana prediksi BMKG kemarau tahun ini lebih kering. Kita melakukan antisipasi lebih awal bersama daerah lainnya di Kalsel," katanya Senin, 30 Maret.

Upaya mitigasi yakni dengan OMC menjadi salah satu strategi penting untuk mengantisipasi kekeringan panjang. Terutama dengan memicu hujan buatan di wilayah yang berpotensi mengalami defisit air.

"Upaya ini terbilang berhasil meredam potensi karhutla yang meluas di sejumlah wilayah Kalsel pada beberapa tahun terakhir," ujarnya.

Selain itu pihaknya juga terus melakukan pemantauan di titik vital yang biasa menjadi ancaman munculnya karhutla di wilayah gambut ring satu bandara Internasional Syamsuddin Noor di Banjarbaru. "Kita terus pantau juga untuk ring satu bandara. Bagaimana ketinggian air disana yang berfungsi membasahi gambut. Jika kering kita akan melaporkan ke BWS Kalsel untuk membuka pintu air disana agar gambut tetap basah," ucapnya.

BPBD Kalsel juga melakukan pelatihan mitigasi bencana agar kesiapsiagaan dalam mengahadapi kemarau tahun ini lebih maksimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....