Kalsel Cabut Status Siaga Karhutla, Heli Bombing Dikembalikan

  • 03 Okt 2025 10:28 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Kalimantam Selatan resmi mencabut status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Status siaga darurat karhutla. Sbelumnya status tersebut ditetapkan sejak 4 Agustus oleh Gubernur Kalsel, H Muhidin dan berakhir 30 September 2025.

Kabid Pencegahaan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Bambang Dedi Mulyadi, dengan berakhirnya status darurat siaga karhutla. Dua heli patroli dan dua helikopter water bombing sudah dikembalikan.

"Keempat helikopter sudah dikembalikan sejak 27-28 September kemarin, Setelah dikembalikan, keempat helikopter itu diterbangkan ke provinsi yang masih memerlukan pemadaman karhutla melalui jalur udara," katanya.

Alasan tidak diperpanjangnya status ini dengan berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalsel. BMKG memprediksi saat ini sudah memasuki musim penghujan, meski tidak merata. Sebab cuaca di sebagian wilayah Kalsel masih panas.

"Inilah yang menjadi dasar kami untuk tidak memperpanjang status siaga darurat karhutla," katanya.

Meski demikian, BPBD Kalsel tetap meningkatkan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana kebakaran lahan. Di samping tetap waspada terhadap karhutla, BPBD Kalsel juga mulai bersiap dalam memitigasi bencana banjir, puting beliung dan tanah longsor (batingsor).

Apel kesiapsiagaan bencana batingsor pun sudah disiapkan. "Kami juga akan berkoordinasi dengan kabupaten/kota untuk peningkatan infrastruktur mitigasi banjir dan sosialisasinya," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....