Kenali Gejala Depresi yang Perlu Diperhatikan

  • 06 Okt 2026 16:33 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Depresi adalah kondisi kesehatan mental yang ditandai perasaan sedih berkelanjutan dan hilangnya minat terhadap aktivitas yang sebelumnya disukai.
  • Gejala depresi dapat berbeda pada setiap orang, mencakup perubahan emosi, perilaku, dan kondisi fisik.
  • Tanda umum depresi adalah perasaan sedih yang muncul sepanjang hari atau hampir setiap hari disertai kehilangan kesenangan terhadap berbagai aktivitas.

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Depresi merupakan kondisi kesehatan mental yang ditandai perasaan sedih yang berlangsung terus-menerus dan hilangnya minat terhadap aktivitas yang sebelumnya disukai. Gejala yang muncul dapat berbeda pada setiap orang, baik dari sisi emosi maupun perubahan perilaku dan kondisi fisik.

Dilansir dari ayosehat.kemkes.go.id, salah satu tanda yang umum adalah perasaan sedih yang muncul sepanjang hari atau hampir setiap hari. Kondisi tersebut dapat disertai kehilangan minat atau kesenangan terhadap berbagai aktivitas yang sebelumnya memberikan rasa nyaman.

Penurunan energi dan kelelahan yang berlangsung terus-menerus juga dapat menjadi gejala depresi. Penderitanya dapat merasa kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari karena tubuh terasa lelah atau tidak bertenaga.

Perubahan pola tidur menjadi gejala lain yang perlu diperhatikan. Gangguan tersebut dapat berupa kesulitan tidur, sering terbangun, atau justru tidur lebih lama dari biasanya.

Nafsu makan juga dapat mengalami perubahan pada seseorang yang mengalami depresi. Kondisi tersebut dapat menyebabkan berat badan turun atau meningkat secara signifikan tanpa direncanakan.

Perasaan tidak berharga atau rasa bersalah yang berlebihan dapat turut muncul. Selain itu, seseorang dapat mengalami kesulitan berkonsentrasi, mengingat sesuatu, maupun mengambil keputusan.

Gejala depresi dapat berlangsung dalam jangka waktu tertentu dan memengaruhi aktivitas sehari-hari. Karena itu, perubahan kondisi emosional, perilaku, atau fisik yang menetap perlu mendapat perhatian dan tidak sebaiknya diabaikan.

Konsultasi dengan tenaga kesehatan dapat dilakukan untuk membantu menilai kondisi dan menentukan penanganan yang sesuai. Dukungan dari keluarga dan orang terdekat juga dapat membantu seseorang menghadapi kondisi kesehatan mental tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....