ISPA Tak Selalu Ditangani dengan Antibiotik, Kenali Penanganannya
- 12 Sep 2026 19:56 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Masyarakat diimbau untuk tidak menggunakan antibiotik secara sembarangan saat mengalami ISPA karena dapat memicu resistensi antibiotik.
- Sebagian besar kasus ISPA disebabkan oleh virus, bukan bakteri, sehingga tidak memerlukan penggunaan antibiotik dalam penanganannya.
- Penggunaan antibiotik harus berdasarkan resep dokter karena antibiotik hanya efektif untuk mengatasi infeksi bakteri, bukan infeksi virus.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Masyarakat diimbau tidak menggunakan antibiotik secara sembarangan saat mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Sebagian besar kasus ISPA disebabkan virus sehingga tidak memerlukan antibiotik dalam penanganannya.
Hal tersebut disampaikan Apoteker Ahli Muda Puskesmas Beruntung Raya, Aulia Rahmah, S.Farm., dalam acara Indonesia Sehat RRI Pro1 Banjarmasin, Jumat, 11 September 2026. Menurutnya, antibiotik digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri dan penggunaannya harus berdasarkan resep dokter.
“Antibiotik tidak dapat dikonsumsi seperti obat-obatan biasa dan pemberiannya pun harus dengan resep dokter,” ujar Aulia Rahmah. “Penggunaannya perlu berdasarkan pemeriksaan dan rekomendasi dokter atau tenaga kesehatan.”
Ia menjelaskan, ISPA dapat menimbulkan gejala seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, demam, hingga sesak napas pada kondisi tertentu. Penanganan umumnya dilakukan dengan istirahat yang cukup, memenuhi kebutuhan cairan, serta menjaga asupan makanan bergizi.
Aulia mengingatkan, penggunaan antibiotik tanpa resep, mengonsumsi sisa obat, atau menghentikan pengobatan sebelum waktunya dapat meningkatkan risiko resistensi antibiotik. Kondisi tersebut terjadi ketika bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik sehingga pengobatan infeksi menjadi lebih sulit.
| Baca juga: Tips Lindungi Diri dari Kabut Asap Karhutla |
Sementara itu, Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Puskesmas Beruntung Raya, Nur Ainah, S.K.M., mengajak masyarakat menjaga daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat. Konsumsi makanan bergizi, buah-buahan, serta vitamin sesuai kebutuhan dapat membantu menjaga kesehatan tubuh.
“Dengan menjaga pola hidup sehat seperti memperbanyak konsumsi buah dan makanan bergizi, imun tubuh akan meningkat,” ujar Nur Ainah. “Saat keluar rumah, gunakan masker untuk mengurangi paparan asap dan jangan menggunakan antibiotik secara sembarangan.”
Kedua narasumber mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai gejala ISPA yang memerlukan pemeriksaan medis, seperti sesak atau kesulitan bernapas, demam tinggi atau berkepanjangan, kondisi tubuh yang semakin memburuk, serta kesulitan makan atau minum. Pemeriksaan oleh tenaga kesehatan diperlukan untuk menentukan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Masyarakat diimbau tidak meminta atau membeli antibiotik tanpa pemeriksaan dan resep dokter. Penggunaan antibiotik secara tepat tidak hanya mendukung pengobatan ketika memang diperlukan, tetapi juga membantu mencegah resistensi antibiotik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....