Memahami Perbedaan Pola Tidur Bayi dan Orang Dewasa
- 05 Sep 2026 16:46 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Pola tidur bayi berbeda dengan orang dewasa dan akan berubah secara bertahap seiring pertambahan usia serta perkembangan sistem saraf.
- Tidur berperan penting dalam pertumbuhan fisik, perkembangan otak, dan kesehatan bayi secara menyeluruh.
- Bayi sering terbangun pada malam hari dan membutuhkan bantuan orang tua seperti digendong atau disusui untuk kembali tidur, yang merupakan hal normal.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Tidur berperan penting dalam pertumbuhan fisik, perkembangan otak, dan kesehatan bayi. Namun, bayi sering terbangun pada malam hari atau membutuhkan bantuan orang tua seperti digendong dan disusui untuk kembali tidur.
Dilansir dari ayosehat.kemkes.go.id, terbangun pada malam hari merupakan bagian normal dari perkembangan tidur bayi. Pola tidur bayi berbeda dengan orang dewasa dan akan berubah secara bertahap seiring pertambahan usia serta perkembangan sistem saraf.
Salah satu perbedaannya terletak pada siklus tidur yang lebih pendek. Sementara orang dewasa memiliki siklus tidur sekitar 90–120 menit, bayi memiliki siklus yang lebih singkat sehingga lebih sering mengalami terbangun sesaat di antara satu siklus dan berikutnya.
Kondisi tersebut dikenal sebagai brief awakening atau terbangun sesaat. Sebagian bayi dapat kembali tidur tanpa bantuan, sedangkan bayi lainnya masih membutuhkan bantuan orang tua untuk kembali terlelap.
Struktur tidur bayi juga masih berkembang, terutama pada masa baru lahir. Bayi menghabiskan sebagian besar waktu tidurnya dalam fase tidur ringan sebelum pola tidur Rapid Eye Movement (REM) berkembang semakin matang.
Pada fase tersebut, bayi dapat terlihat bergerak, tersenyum, mengeluarkan suara, atau menggerakkan tangan dan kaki. Gerakan tersebut terkadang membuat bayi tampak seperti akan terbangun meskipun sebenarnya masih dalam kondisi tidur.
Seiring bertambahnya usia dan berkembangnya sistem saraf, struktur tidur bayi akan semakin matang. Pola tidurnya pun secara bertahap mulai menyerupai pola tidur orang dewasa.
Karena itu, orang tua perlu memahami bahwa terbangun pada malam hari dapat menjadi bagian dari proses perkembangan tidur bayi. Pemahaman tersebut membantu orang tua merespons kebutuhan bayi sesuai tahap pertumbuhan dan perkembangannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....