Sulit Tidur atau Insomnia? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • 31 Agt 2026 07:14 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Sulit tidur sesekali merupakan kondisi yang cukup umum dialami seseorang. Namun, jika gangguan tidur terjadi berulang dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi tersebut dapat mengarah pada insomnia.

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi pada otak ketika seseorang mengalami kurang tidur? Selain itu, bagaimana cara mendapatkan tidur yang nyenyak tanpa bergantung pada obat tidur?

Residen Program Studi Neurologi FKIK ULM, dr. Maisarah Azzahra, mengatakan salah satu upaya untuk mendapatkan tidur yang berkualitas adalah menerapkan sleep hygiene. Menurutnya, sleep hygiene berkaitan dengan pencegahan sekaligus penatalaksanaan insomnia.

Sleep hygiene itu artinya sekumpulan kondisi atau kebiasaan yang mengantarkan kita pada tidur yang baik. Contohnya, yang pertama, kita menata tempat tidur dengan senyaman mungkin,” ujarnya.

Maisarah juga menyarankan untuk meredupkan cahaya dan meminimalkan stimulus sebelum tidur. Salah satunya dengan mengurangi penggunaan gawai sekitar 30 hingga 60 menit sebelum tidur.

“Kita juga mengatur jam tidur untuk jam bangun, dan jam tidurnya harus konsisten setiap hari, itu termasuk salah satu Sleep Hygien," ujarnya menambahkan.

Maisarah juga mengatakan Sleep Hygien juga disebut bersiap - siap untuk tidur dengan nyaman untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik.

Pengalaman saya ketika sulit tidur saat jaga di rumah sakit, sebenarnya ada waktu untuk beristirahat, tetapi mata tidak bisa terpejam. Hal itu karena otak tetap aktif dan waspada akibat adanya tanggung jawab pekerjaan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....