Kabut Asap Pekat Selimuti Banjarmasin

  • 19 Agt 2026 07:24 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kabut asap terlihat cukup pekat menyelimuti sejumlah kawasan Kota Banjarmasin sekitar pukul 07.30 WITA, Rabu 19 Agustus 2026. Berdasarkan pantauan RRI, kondisi tersebut membuat jarak pandang di sejumlah ruas jalan menjadi terbatas.

Kabut terlihat menyelimuti kawasan kota dan membuat objek di depan mata tampak kurang jelas. Kondisi tersebut juga dirasakan masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah, termasuk pelajar yang berangkat menuju sekolah.

Salah seorang pelajar SMKN 3 Banjarmasin, Ahmad, mengatakan kabut asap cukup mengganggu pandangannya saat berangkat ke sekolah. Selain jarak pandang yang terbatas, ia juga merasakan udara kurang nyaman ketika bernapas.

“Pandangan cukup terganggu karena kabut asapnya pekat. Pernapasan juga terasa kurang nyaman,” ujar Ahmad.

Menurut Ahmad, kondisi tersebut membuatnya harus lebih berhati-hati saat berkendara menuju sekolah. Ia memperkirakan jarak pandang hanya sekitar 10 meter sehingga memilih mengurangi kecepatan kendaraan.

“Jarak pandangnya kurang lebih 10 meter. Jadi saya berkendara pelan-pelan saja karena pandangan terbatas,” katanya.

Kondisi kabut asap ini terjadi di tengah periode kemarau dan adanya potensi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan. Berdasarkan informasi BPBD Kota Banjarmasin, pemantauan kualitas udara sebelumnya dilakukan melalui Stasiun Kayu Tangi sebagai salah satu upaya memantau kondisi udara di wilayah kota.

Sementara itu, BMKG menjadi salah satu rujukan resmi masyarakat dalam memantau kondisi cuaca dan atmosfer di Kalimantan Selatan. Informasi cuaca diperlukan untuk melihat perkembangan kondisi di wilayah yang terdampak kabut maupun asap.

Berdasarkan pantauan suhu melalui layanan Google, suhu di Banjarmasin berada di sekitar 21 derajat Celsius ketika kondisi kabut tersebut terlihat. Angka tersebut merupakan informasi dari layanan Google dan bukan hasil pengukuran langsung dari BMKG.

Kabut yang cukup pekat membuat pengguna kendaraan perlu meningkatkan kewaspadaan. Jarak pandang yang terbatas dapat menyulitkan pengendara melihat kendaraan lain maupun kondisi jalan di depan.

Masyarakat yang harus keluar rumah juga diimbau menggunakan masker, terutama ketika kondisi udara terlihat berasap atau jarak pandang mulai terbatas. Pengendara juga diharapkan mengurangi kecepatan dan lebih berhati-hati selama melintas di kawasan yang diselimuti kabut asap.

Warga yang mengalami keluhan seperti sesak atau gangguan pernapasan setelah terpapar asap juga diharapkan segera mengurangi aktivitas di luar ruangan. Serta mendapatkan pertolongan medis apabila keluhan semakin berat.

Kondisi kabut asap yang kembali terlihat di Banjarmasin menjadi perhatian masyarakat, terutama karena muncul pada pagi hari ketika aktivitas warga mulai meningkat. Warga berharap kondisi udara segera kembali membaik sehingga aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....