Cuaca Panas, Jangan Abaikan Gejala Dehidrasi
- 12 Jul 2026 15:06 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Cuaca panas meningkatkan risiko dehidrasi pada semua kelompok usia.
- Dehidrasi terjadi saat tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang diterima.
- Gejala dehidrasi meliputi pusing, lemas, jarang buang air kecil, serta mulut, bibir, dan mata kering.
- Buah dan sayuran seperti semangka dan bayam turut membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
- Terapkan PHBS dan segera periksa ke fasilitas kesehatan jika gejala dehidrasi semakin berat.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Cuaca panas yang belakangan dirasakan di Kota Banjarmasin dan sejumlah daerah lain di Indonesia membuat masyarakat perlu lebih memperhatikan kebutuhan cairan tubuh. Suhu udara yang tinggi dapat meningkatkan risiko dehidrasi apabila tubuh tidak mendapatkan asupan cairan yang cukup.
Dehidrasi merupakan kondisi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang diterima. Kondisi ini dapat dialami oleh siapa saja, mulai dari bayi, anak-anak, orang dewasa, hingga lanjut usia.
Dilansir dari kemkes.go.id, gejala dehidrasi dapat berbeda-beda tergantung tingkat keparahannya sehingga sering kali tidak disadari. Padahal, dehidrasi yang tidak segera ditangani dapat meningkatkan risiko gangguan fungsi ginjal, batu ginjal, hingga kerusakan otot.
Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain pusing, tubuh terasa lelah atau kurang bertenaga, frekuensi buang air kecil yang lebih jarang, serta mulut, bibir, dan mata yang terasa kering. Apabila gejala tersebut muncul, masyarakat dianjurkan segera memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Untuk mencegah dehidrasi, orang dewasa disarankan mengonsumsi sekitar dua liter air putih setiap hari. Selain dari minuman, sekitar 20 persen kebutuhan cairan juga dapat diperoleh dari makanan yang kaya kandungan air, seperti bayam dan semangka.
Masyarakat juga diimbau tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar kondisi tubuh tetap prima di tengah cuaca panas. Aktivitas di luar ruangan sebaiknya diimbangi dengan konsumsi air putih yang cukup untuk mengganti cairan tubuh yang hilang melalui keringat.
Apabila mengalami gejala dehidrasi yang tidak kunjung membaik atau semakin berat, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Penanganan sejak dini dapat membantu mencegah komplikasi dan menjaga kondisi tubuh tetap sehat selama menghadapi cuaca panas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....