Hijrah Kesehatan, Mengubah Pola Hidup untuk Menjaga Amanah Tubuh dan Jiwa
- 10 Jun 2026 07:25 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Momentum pergantian tahun Islam tidak hanya menjadi pengingat untuk memperbaiki hubungan spiritual, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melakukan perubahan nyata dalam menjaga kesehatan fisik dan jiwa. Sebab, tubuh yang dimiliki manusia merupakan amanah dari Allah yang harus dirawat dengan baik.
Dalam program Hikmah Subuh Pro 4 RRI Banjarmasin bersama Ikatan Dai Indonesia (IKADI), Minggu, 7 Juni 2026 . Dibahas tema tentang “Memaknai Hijrah Dengan Hijrah Kesehatan (Fisik dan Jiwa)”, siaran menghadirkan Ustadzah Norjanah, S.Sos.I sebagai narasumber.
Ustadzah Jana menjelaskan, makna hijrah di masa kini tidak hanya dipahami sebagai perpindahan tempat seperti peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah, tetapi juga perubahan diri dengan meninggalkan hal-hal yang tidak baik menuju kehidupan yang lebih berkualitas.
“Hijrah kita saat ini adalah meninggalkan apa-apa yang dilarang Allah SWT. Salah satunya adalah tidak menzalimi diri sendiri, termasuk menjaga tubuh karena tubuh ini adalah amanah dari Allah yang akan dimintai pertanggungjawaban,” ujar Ustadzah Jana.
Beliau mengatakan, Rasulullah SAW telah mengingatkan umatnya mengenai dua nikmat yang sering dilupakan manusia, yaitu kesehatan dan waktu luang. Karena itu, menjaga kesehatan menjadi bagian dari bentuk rasa syukur sekaligus mendukung seseorang agar lebih mudah menjalankan ibadah.
Menurutnya, salah satu bentuk hijrah kesehatan dapat dimulai dari memperbaiki pola makan. Islam mengajarkan umatnya untuk mengonsumsi makanan yang halal dan baik, serta tidak berlebihan.
“Bukan berarti makanan yang enak tidak boleh, tetapi harus seimbang. Makan dan minumlah, namun jangan berlebihan. Niatkan makan untuk menguatkan tubuh agar kita bisa beribadah kepada Allah SWT,” ucapnya.
Ustazah Jana juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan jiwa. Menurutnya, perubahan fisik harus berjalan bersama dengan kekuatan spiritual melalui keyakinan, istiqamah, dan rasa ridha terhadap ketentuan Allah.
Beliau menambahkan, menjaga tubuh tidak hanya melalui pola makan, tetapi juga dengan aktivitas yang baik dan kebiasaan hidup yang sesuai tuntunan Islam. Salah satunya melalui gerakan salat yang dilakukan dengan benar, karena selain ibadah juga memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh.
“Salat lima waktu merupakan bentuk terapi yang diberikan Allah kepada manusia. Dengan gerakan yang benar, tegak, seimbang, dan penuh ketenangan, kita juga menjaga tubuh agar tetap berada dalam kondisi yang baik,” ucapnya.
Dalam siaran tersebut, Ustadzah Jana mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum tahun baru Islam sebagai langkah memperbaiki diri. Menurutnya, hijrah kesehatan merupakan bagian dari ikhtiar agar manusia dapat menjalani kehidupan dengan tubuh yang sehat, jiwa yang tenang, dan semakin dekat kepada Allah SWT.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....