Ensefalitis, Peradangan Otak yang Perlu Diwaspadai

  • 01 Mar 2026 07:02 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin – Ensefalitis merupakan peradangan pada jaringan otak (brain parenchyma) yang dapat mengganggu kesadaran, perilaku, hingga fungsi saraf. Kondisi ini tergolong gawat darurat sehingga memerlukan penanganan medis segera.

Hal tersebut disampaikan Dokter Spesialis Saraf dan Dosen Program Pendidikan Dokter Spesialis Neurologi FKIK ULM, Fakhrurrazy, M.Kes., Sp.N(K), pada Jumat, 13 Februari 2026. Ia menjelaskan bahwa penyebab ensefalitis sangat beragam.

“Penyebab ensefalitis bisa terjadi karena virus, bakteri, jamur, maupun parasit,” ujarnya. “Gejalanya ditandai dengan demam, sakit kepala, mual, muntah, nyeri otot, perubahan perilaku, sulit bicara, hingga kelumpuhan.”

Fakhrurrazy mengatakan, jika demam dan sakit kepala disertai kebingungan, kejang, mengantuk berat, perubahan perilaku, atau kelemahan anggota gerak, masyarakat harus segera ke IGD. Ensefalitis merupakan kondisi gawat darurat yang perlu ditangani dengan cepat.

“Pengobatan ensefalitis tergantung pada penyebabnya,” ujarnya. “Jika dicurigai akibat virus, terutama herpes, pasien biasanya segera diberikan antivirus intravena seperti Acyclovir sambil menunggu hasil pemeriksaan.”

Selain itu, terapi suportif juga sangat penting dalam penanganan pasien. Perawatan meliputi pemberian cairan, obat penurun demam, kontrol kejang, pemantauan pernapasan, serta perawatan intensif di rumah sakit.

“Jika penyebabnya bakteri, jamur, atau parasit, maka diberikan obat sesuai kuman penyebabnya,” ujarnya. “Sementara jika bersifat autoimun, terapi yang diberikan berupa obat penekan imun seperti kortikosteroid, imunoglobulin, atau plasmaferesis.”

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....