Hari Kanker Anak Internasional dan Sejarahnya

  • 15 Feb 2026 19:34 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Hari Kanker Anak Internasional diperingati setiap 15 Februari sebagai kampanye global untuk meningkatkan kesadaran tentang kanker pada anak. Peringatan ini juga menjadi bentuk dukungan bagi anak dan remaja pengidap kanker, para penyintas, serta keluarga mereka.

Hari Kanker Anak Internasional pertama kali digelar pada 2002 oleh Childhood Cancer International (CCI). Organisasi ini merupakan jaringan global yang terdiri atas 183 organisasi orang tua, asosiasi penyintas, dan kelompok pendukung di lebih dari 94 negara.

Mengutip internationalchildhoodcancerday.org, setiap tahun ribuan anak dan remaja di bawah usia 20 tahun didiagnosis mengidap kanker. Angka tersebut menunjukkan kanker anak masih menjadi tantangan serius kesehatan global.

Tahun 2026 menjadi puncak kampanye tiga tahunan CCI periode 2024–2026 bertema “Demonstrating Impact: From Challenge to Change.” Kampanye ini menekankan pentingnya perubahan nyata dalam tata kelola kanker anak di berbagai negara.

Tema tersebut merupakan bagian dari strategi advokasi global untuk membuktikan bahwa transformasi sistem layanan kanker anak dapat diwujudkan. Sejumlah negara telah menunjukkan kemajuan melalui penguatan kebijakan dan akses layanan kesehatan.

Peringatan Hari Kanker Anak Internasional berlandaskan keyakinan bahwa setiap anak dan remaja berhak memperoleh perawatan medis dan dukungan psikososial terbaik tanpa diskriminasi. Hak tersebut mencakup akses yang setara tanpa memandang latar belakang ekonomi, sosial, maupun kebangsaan.

Selain itu, kematian akibat kanker anak dinilai dapat dicegah melalui diagnosis dini yang akurat dan akses terhadap obat esensial berkualitas. Melalui momentum ini, seluruh anggota CCI mendorong kanker anak menjadi prioritas kesehatan nasional dan global agar sumber daya yang memadai dapat terpenuhi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....