Gangguan Kecemasan Sosial Perlu Penanganan Tepat
- 29 Jan 2026 22:14 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Gangguan Kecemasan Sosial (GKS) atau fobia sosial adalah kondisi mental di mana seseorang mengalami kecemasan berlebihan terhadap situasi sosial atau saat tampil di depan orang lain. Orang dengan GKS sering khawatir akan dihakimi, diejek, atau malu, sehingga cenderung menghindari interaksi sosial atau mengalaminya dengan ketegangan signifikan.
Dilansir dari ayosehat.kemkes.go.id, penyebab GKS melibatkan faktor yang kompleks, termasuk kombinasi genetik, lingkungan, dan pengalaman hidup individu. Beberapa faktor yang memengaruhi timbulnya GKS antara lain faktor genetik, lingkungan, biologis, serta sosial dan kultural.
Faktor genetik dapat meningkatkan risiko GKS jika ada riwayat keluarga dengan gangguan kecemasan serupa. Sementara itu, faktor lingkungan seperti pengalaman traumatis, penghinaan, pelecehan, atau bullying di masa lalu juga berperan penting.
Ketidakseimbangan kimia otak, terutama neurotransmiter serotonin, menjadi salah satu faktor biologis yang memengaruhi perkembangan GKS. Selain itu, norma sosial yang ketat atau tekanan untuk tampil sempurna dalam masyarakat tertentu dapat memicu gangguan ini.
Meskipun tidak ada cara khusus untuk mencegah GKS, beberapa langkah pencegahan dapat dilakukan. Salah satunya adalah mencari bantuan profesional kesehatan mental ketika gejala kecemasan sosial mulai signifikan.
Menjaga kesehatan mental secara umum juga penting, misalnya dengan mengelola stres, berkomunikasi dengan orang terdekat, dan menjaga keseimbangan hidup. Menghadapi ketakutan secara bertahap dalam lingkungan yang aman dapat membantu mengurangi tingkat kecemasan secara perlahan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....