Hari Informasi Geospasial 2025: Wujudkan Satu Peta Nusantara
- 17 Okt 2025 16:26 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Banjarmasin: Hari Informasi Geospasial yang diperingati setiap 17 Oktober menjadi momentum penting untuk menyadarkan publik bahwa peta bukan sekadar kumpulan garis dan koordinat. Lebih dari itu, peta adalah arah menuju kemandirian data, kedaulatan wilayah, dan masa depan pembangunan yang berkelanjutan.
Dilansir dari akun resmi @infogeospasial, Badan Informasi Geospasial (BIG) mengajak seluruh elemen masyarakat membangun literasi informasi geospasial melalui pemanfaatan data resmi dan tepercaya. Kesadaran ini penting agar setiap kebijakan pembangunan nasional berpijak pada data yang akurat dan terintegrasi.
Lebih jauh, informasi geospasial menjadi fondasi utama dalam perencanaan dan pengambilan keputusan di berbagai sektor. Mulai dari pembangunan infrastruktur, pengelolaan sumber daya alam, hingga mitigasi bencana, semuanya bergantung pada validitas data geospasial yang dimiliki bangsa.
Sebagai lembaga yang berwenang, BIG menegaskan komitmennya melalui prinsip 'Satu Peta untuk Satu Nusantara'. Prinsip ini memastikan keseragaman informasi di seluruh wilayah Indonesia sehingga setiap kebijakan berbasis data dapat dijalankan secara adil dan transparan.
Selain itu, setiap jengkal tanah, ruas jalan, hingga garis pantai memiliki nilai strategis bagi keberlangsungan pembangunan nasional. Data-data tersebut tidak hanya menggambarkan kondisi wilayah, tetapi juga menyimpan potensi besar yang bisa diolah menjadi kekuatan menuju Indonesia Emas 2045.
Di era digital, pemanfaatan informasi geospasial semakin mudah dijangkau masyarakat. Melalui citra satelit, peta digital, dan aplikasi berbasis lokasi, teknologi geospasial kini membantu mempercepat konektivitas dan memperluas pemahaman ruang di seluruh nusantara.
Oleh karena itu, peringatan Hari Informasi Geospasial 2025 menjadi ajakan bagi seluruh elemen bangsa untuk bersatu dalam koordinat yang sama. Dengan semangat 'Satu Peta, Satu Nusantara, Menuju Indonesia Emas', peta kini bukan sekadar alat navigasi, tetapi simbol persatuan dan arah menuju masa depan yang berdaulat serta berdaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....